Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Prancis akan Meningkatkan Jumlah Hulu Ledak Nuklirnya

📅 Selasa, 03 Mar 2026, 00:10 WIB | Oleh:
Prancis akan Meningkatkan Jumlah Hulu Ledak Nuklirnya Doc: Istimewa
Ket. Presiden Prancis Emmanuel Macron menyampaikan pidato di samping kapal selam 'Le Temeraire' (Yang Pemberani) di pangkalan Angkatan Laut Kapal Selam Nuklir Ile Longue di Crozon

CROZON - Presiden Emmanuel Macron pada Senin (2/3) mengatakan, 

Prancis akan meningkatkan jumlah hulu ledak nuklirnya. 

Dari The Guardian, dalam pidatonya, Macron memperingatkan bahwa sejak pidato terakhir pada tahun 2020, “para pesaing kita telah berevolusi, begitu pula para mitra kita,” dan ini membutuhkan perubahan dalam doktrin nuklir Prancis.

"Unsur pencegahan perlu "diperkuat, dimajukan dengan cara yang lebih preventif, dan dipertimbangkan dalam konteks Eropa, sambil menghormati kedaulatan Prancis dan bahwa tanggung jawab utama atas penggunaannya akan selalu berada di tangan presiden Prancis yang menjabat saat itu."

Namun, ia mengatakan bahwa sebagai pengakuan atas tantangan baru tersebut, Prancis perlu meningkatkan ukuran persenjataan nuklirnya.

Dia mengatakan telah memerintahkan peningkatan jumlah hulu ledak yang tersedia untuk Prancis, tetapi tidak akan mengungkapkan jumlah pastinya.

Proyek rudal jarak sangat jauh' 

Macron juga mengatakan bahwa Prancis akan bekerja sama dengan Inggris dan Jerman dalam “proyek rudal jarak sangat jauh” sebagai bagian dari kerja sama yang lebih erat dan ditingkatkan ini.

Dia juga menyesalkan Eropa yang "terbiasa dengan keamanan mereka yang bergantung pada aturan yang dibuat oleh pihak ketiga."

Ia menyampaikan peringatan tentang perubahan dramatis terkait penggunaan penangkal nuklir , dengan mengatakan bahwa "semua orang telah mengambil kebebasan," dengan AS dan Rusia menarik diri dari beberapa perjanjian atau membiarkannya berakhir, dan Iran serta Korea Utara berupaya membangun program mereka sendiri.

Ia mengakhiri pidatonya dengan seruan kuat untuk bertindak, mengatakan bahwa Prancis perlu menjaga agar "warisan berharga" pencegahan nuklir tetap hidup dan menyesuaikannya dengan tantangan masa kini, sebelum mengakhiri dengan kalimat andalannya:

Hidup Republik, hidup Prancis!

Kemudian, para hadirin mulai menyanyikan lagu kebangsaan Prancis.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.