Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Potensi Besar Rumput Laut Kalimantan Utara Mendapat Perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan

📅 Jumat, 31 Mar 2023, 09:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Potensi Besar Rumput Laut Kalimantan Utara Mendapat Perhatian Menteri Kelautan dan Perikanan Doc: istimewa
Ket. Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono saat mengunjungi Kampung Nelayan Tanjung Pasir, Tarakan, Kamis (30/3) dan menyerahkan bantuan perikanan.

Tarakan - Menteri Kelautan dan Perikanan RI Sakti Wahyu Trenggono menyebutkan Kalimantan Utara (Kaltara) memiliki potensi yang cukup besar dalam budidaya rumput laut, terutama di Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan.

"Pemerintah ingin mengintegrasikan keduanya dari aspek hulu maupun hilirnya," kata Sakti Wahyu di Tarakan, Kaltara, Kamis saat mengunjungi Kampung Nelayan Tanjung Pasir, Tarakan dan menyerahkan bantuan perikanan.

Dia melihat potensinya cukup baik, ada budidaya rumput laut di Nunukan ataupun Kota Tarakan, dan pihaknya akan mengintegrasikan keduanya, diharapkan dapat terwujud.

"Mudah - mudahan tahun ini bisa kita laksanakan karena cukup bagus potensinya dan pemasarannya ke negara tetangga sebelah (Malaysia)," kata Sakti Wahyu.

Ia menyebutkan ada 10 kampung nelayan maju di antaranya terdapat di Tarakan.

KKP akan membangun proyek percontohan 10 kampung nelayan maju terintegrasi yang berlokasi di sekitar zona penangkapan. Tarakan salah satunya untuk rencana pengembangan kampung nelayan maju (Kalaju) di Kampung Nelayan Tanjung Pasir.

Hal ini disebabkan fasilitas di Kampung Nelayan Tanjung Pasir sudah cukup bagus karena sudah ada pabrik es dan ruang pendingin, gudang penerimaan pembongkaran ikan.

Sarana lain di Kampung Nelayan Tanjung Pasir yang harus diperbaiki yakni galangan untuk perbaikan kapal itu salah satunya.

Satu kampung nelayan diperkirakan memerlukan dan sekitar Rp20 miliar sampai Rp21 miliar.

"Saya juga melihat potensi perikanan yang cukup bagus. Sehingga bisa menjadi salah satu penopang perekonomian masyarakat di Kaltara," katanya.

Saat mengunjungi masyarakat di Kampung Nelayan Tanjung Pasir Sakti Wahyu menyerahkan bantuan perikanan, sebagian besar bermata pencaharian sebagai nelayan tangkap dan pembudidaya rumput laut dengan jumlah produksi lima ton dalam sehari.

Sebelumnya dia didampingi Wagub Kaltara Yansen juga melakukan peninjauan budidaya rumput laut di Desa Mamolo, Nunukan Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.