Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polantas Aceh Barat Evakuasi Pengemudi Meninggal Saat Menyetir Minibus

📅 Jumat, 06 Sep 2024, 02:48 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polantas Aceh Barat Evakuasi Pengemudi Meninggal Saat Menyetir Minibus Doc: ANTARA/HO-Satlntas Polres Aceh Barat
Ket. Polantas bersama masyarakat mengevakuasi seorang pengemudi minibus yang diduga meninggal dunia saat menyetir mobil melintasi di ruas Jalan Sultan Iskandar Muda, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Kamis (5/9/2024).

Meulaboh - Personel Satuan Lalu-Lintas (Polantas) Polres Aceh Barat bersama masyarakat melakukan evakuasi terhadap jasad Jamaluddin (48), warga Desa Drien Rampak, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, yang diduga meninggal dunia secara mendadak saat mengemudikan minibus.

"Korban diduga meninggal dunia saat sedang mengemudikan minibus jenis Toyota Avanzaberlokasi di ruas Jalan Sultan Iskandar Muda Meulaboh," kata Kasat Reskrim Polres Aceh Barat, Iptu Fachmi Suciandydi Meulaboh, Kamis.

Untukmelakukan penyelidikan lebih lanjut, kata dia, Polres Aceh Barat juga sudah mengerahkan tim inafisguna melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) danjuga sudah mendatangi pihak keluarga guna memintai keterangan.

Suciandy menjelaskan peristiwa diduga meninggalnya Jamaluddin tersebut, awalnya diketahui oleh warga pada Kamis pagi sekira pukul 08.15 WIB berlokasi di ruas Jalan Sultan Iskandar Muda Meulaboh.

Peristiwa ini diketahui ketika satu unit minibus merek Toyota Avanza Nopol BL 1544 AJ warna perak berhenti mendadak di tengah jalan, dan warga melihat ada seorang laki-laki di dalam mobil dengan posisi tertidur dengan arah kursi rebah ke belakang.

Saksi kemudian memanggil salah seorang petugas kepolisian yang melewati lokasi kejadian, dan memberitahukan adanya pengemudi yang diduga telah meninggal dunia di dalam minibus itu.

Dengan dibantu masyarakat dan petugas kepolisian, kata Fachmi, petugas kepolisian kemudian mendorong minibus ke pinggir jalan raya dan polisi bersama masyarakat memecahkan kaca minibus guna mengevakuasi korban.

Petugas kepolisian juga menghubungi ambulans RSUD Cut Nyak Dhien Meulabohuntukmelakukan evakuasi terhadap jasad warga yang diduga telah meninggal dunia.

"Berdasarkan keterangan saksi dan keluarga korban, kondisi korban kurang sehat dan berdasarkan diagnosa dokter, korban diduga mengalami penyakit jantung dan diduga mengalami stroke," ujarFachmi Suciandy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

31 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

55 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.