Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Plt. Gubernur Ungkap Lemhannas Telah Hasilkan 108 Kajian Sepanjang Tahun 2023

📅 Kamis, 21 Des 2023, 15:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Plt. Gubernur Ungkap Lemhannas Telah Hasilkan 108 Kajian Sepanjang Tahun 2023 Doc: antarafoto
Ket. Pelaksana Tugas Gubernur Lemhannas Laksdya TNI Maman Firmansyah dalam paparannya di acara Pernyataan Akhir Tahun 2023 Lemhannas RI di Jakarta, Kamis (21/12).

JAKARTA - Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia telah menghasilkan sebanyak 108 kajian sepanjang tahun 2023, baik berupa kajian jangka panjang, menengah, pendek, quick respons, urgent, cepat, serta observasi pra-kajian.

"Lemhannas RI telah menghasilkan 108 kajian untuk tahun 2023 atau meningkat 129 persen dibandingkan tahun 2022 yakni 46 kajian," papar Pelaksana Tugas Gubernur Lemhannas Laksdya TNI Maman Firmansyah dalam paparannya di acara Pernyataan Akhir Tahun 2023 Lemhannas RI di Jakarta, Kamis (21/12).

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah rekomendasi yang dikirimkan kepada Presiden Joko Widodo juga mengalami peningkatan dari 68 menjadi 88 rekomendasi.

"Sebanyak 88 rekomendasi ini dikemas menjadi executive summary, naskah akademik, dan naskah publikasi yang bersifat rahasia dan terbatas," tambahnya.

Rekomendasi tersebut, lanjut Maman, telah menjadi bahan pertimbangan pemerintah dalam mengambil berbagai macam keputusan.

Ia mengungkapkan pada akhir tahun 2022, Presiden Jokowi memberikan arahan kepada Lemhannas untuk melakukan kajian fokus kepada lima isu strategis, yaitu konsolidasi demokrasi, transformasi digital, ekonomi hijau, ekonomi biru, dan pembangunan Ibu Kota Nusantara.

Mengenai konsolidasi demokrasi, Lemhannas fokus pada penguatan demokrasi di Indonesia yang meliputi stabilitas politik 2024. Reformasi keamanan dan kematangan demokrasi untuk tahun 2029.

Pada isu transformasi digital, fokus kajian meliputi ekonomi 4.0, infrastruktur digital, keamanan siber, dan pertahanan siber dalam rangka mewujudkan kemandirian dan kedaulatan siber menuju ekosistem digital Indonesia.

Isu ekonomi hijau, hal-hal yang menjadi fokus kajian meliputi perubahan iklim, transisi energi, dan pertumbuhan ekonomi hijau, serta penguatan bursa karbon menuju net zero emission tahun 2060.

Untuk selanjutnya, isu ekonomi biru yang dikaji meliputi kesehatan samudera, keamanan maritim, dan lumbung ikan nasional di Kepulauan Riau, Maluku, dan Papua.

Sementara isu Ibu Kota Nusantara (IKN), Lemhannas mengkaji hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan dan gelar pertahanan IKN dalam rangka mewujudkan pertahanan cerdas 5.0.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.