Pj Bupati Halteng Hadiri Launching Gerakan Kencana Perkuat Penanggulangan Bencana
📅 Sabtu, 08 Jul 2023, 10:30 WIB | Oleh: Rivaldi Dani Rahmadi
Doc: Dok. Pemkab Halteng
Penjabat (Pj) Bupati Halmahera Tengah (Halteng) Ikram M. Sangadji menghadiri acara launching Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) di Gedung Pertemuan Desa Sagea Weda Utara, Selasa (4/7). Kedatangan Ikram didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Yanto M. Asri dan Pimpinan OPD terkait.
Masyarakat Desa Sagea-Kiya menyambut dengan meriah kedatangan Pj Bupati Halteng Ikram. Dengan tarian cakalele dan prosesi adat Eit bit-bet yang dilanjutkan parade perahu kora-kora diiringi pukulan gendang kabata rombongan menuju ke lokasi acara.
Launching Kencana Weda Utara ditandai dengan pemukulan gong yang diambil langsung Pj. Bupati Ikram.
Camat Weda Utara Takdir Can dalam laporannya mengatakan bahwa sebagai daerah yang ditetapkan oleh pemerintah pusat sebagai kawasan Industri nasional, Halmahera Tengah khususnya Kecamatan Weda Utara memiliki indeks risiko bencana, maka sangat perlu menggencarkan upaya komunikasi, Informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait bencana yang berpotensi terjadi.
"Sehingga melalui gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (KENCANA) Ini peran serta masyarakat dalam pengetahuan mitigasi, penanggulangan bencana serta pelaksanaan pelayanan kebencanaan," kata Takdir Can, dikutip dari laman resmi Pemkab Halteng, Jumat (7/7).
Sebaiknya Anda baca juga:
Gerakan Kecamatan Tangguh Bencana (Kencana) adalah Inisiatif gerakan untuk memperkuat upaya penanggulangan bencana di daerah. Dengan itu, lanjut Takdir Can, melalui launching Kencana di Kecamatan. Weda Utara dapat menjadikan momentum Ini sebagai akselerasi dalam pemenuhan standar pelayanan minimal urusan bencana kepada Instansi atau OPD terkait.
"Sekiranya momentum ini dapat menjadi Isu strategis dalam pembangunan Halteng ke depan sehingga upaya-upaya mitigasi bencana perlu dilakukan oleh seluruh kalangan." ucapnya.
"Kepada teman-teman relawan agar selalu mengakses informasi sedini mungkin, sebagaimana yang pernah terjadi dua peristiwa pada beberapa waktu kemarin, kebakaran hutan di Kawinet dan evakuasi pengunjung di Goa Bokimoruru, serta fenomena alam yang kapan saja bisa terjadi. Hai ini menjadi tugas kita semua," ujar Takdir Can.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pj Bupati Ikram dalam sambutannya juga menyebutkan bahwa akan membentuk tim tangguh bencana di masing-masing desa, di mana setiap desa paling tidak ada tiga sampai lima orang. Namun, menurut dia, yang dibangun adalah sistemnya dan diharapkan di kecamatan menjadi informan utama sebelum informan daerah mendapat informasi lebih detail.
"Jadi jangan sampai informasi ke pemda cuma dengar bahwa ada bencana tapi jika petugas dari pemda datang bingung tra tau mo bikin apa karena tidak ada informasi dari awal," tutur Pj Bupati Ikram.
Pj Bupati Ikram juga menyinggung isu-isu yang berkembang saat ini yakni isu teror orang tak dikenal (OTK) di area perkebunan warga. Terkait hal itu, Pj Bupati Ikram menginginkan permasalahan tersebut bisa diselesaikan oleh Pemda.
"Saya dengan Pak Kapolres dan Pak Dandim, mulai dari Desa Yeke sampai Sakam telah menyampaikan ikhwal persoalan ini kepada warga. Kami sudah sampaikan di dalam pertemuan dengan masyarakat bahwa tidak ada sara, tidak ada agama. Yang sebenarnya hanya kelompok-kelompok antara sadar dan tidak sadar tanpa kontrol. Jadi saya pak Kapolda, pak Dandim dan pak Pangdam sudah berkomitmen cepat atau lambat kita harus menyelesaikan," imbuhnya.
"Jika pemda bisa menyelesaikan maka yang dilakukan adalah pendekatan yang lebih pada kemanusiaan," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!