Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Risiko Bencana, Pemkot Jakut Latih Pelaku Pariwisata Bangun Kesadaran dengan Bimtek

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 03:53 WIB | Oleh:
Antisipasi Risiko Bencana, Pemkot  Jakut Latih Pelaku Pariwisata Bangun Kesadaran dengan Bimtek Doc: ANTARA/Uyu Septiyati Liman
Ket. Pengunjung menyeberangi jembatan gantung di kawasan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, Penjaringan, Jakarta Utara.

JAKARTA - Pemerintah Kota Jakarta Utara melatih pelaku usaha pariwisata di wilayah tersebut untuk membangun kesadaran dalam mengantisipasi risiko bencana alam maupun bencana non alam melalui program bimbingan teknis (bimtek)

"Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan para pelaku usaha pariwisata dalam menghadapi potensi bencana alam maupun non-alam," kata Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Utara, Shinta Nindyawati di Jakarta, Kamis (18/9).

Ia mengatakan, sektor pariwisata juga rentan terhadap berbagai risiko bencana misalnya kebakaran yang dapat mengancam keselamatan wisatawan maupun kelangsungan usaha.

Kegiatan ini dilaksanakan satu hari dengan menghadirkan empat narasumber kompeten, yakni Staf Ahli Menteri Manajemen Krisis Kementerian Pariwisata Fadjar Hutomo. Kemudian Disaster Risk Reducation Center Universitas Indonesia, Adonis Muzanni.

Selanjutnya dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta Puryantoro dan Kepala Bidang Info Gempa dan Peringatan Dini Tsunami BMKG, Wijayanto.

"Total peserta yang hadir hari ini sebanyak 100 orang, terdiri dari pengelola hotel, restoran, karaoke, hiburan dan pengelola daya tarik wisata di Jakarta Utara," kata dia.

Dia berharap setelah mengikuti kegiatan tersebut, para pelaku usaha pariwisata mampu menerapkan standar keamanan dan menyusun rencana kontinjensi.

Selain itu mereka mampu melakukan langkah pencegahan dini dalam menghadapi bencana maupun kebakaran di lingkungan usahanya.

"Kami berterima kasih kepada semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga ilmu yang diperoleh para peserta dapat bermanfaat dalam pengembangan pariwisata yang tangguh bencana dan aman bagi wisatawan," katanya.

Narasumber dari Dinas Gulkarmat DKI Jakarta, Puryantoro mengingatkan, pelaku usaha diwajibkan untuk memiliki Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan mempunyai kemampuan untuk memadamkan api.

Ia mengatakan, kehadiran alat ini bertujuan untuk mitigasi atau mencegah suatu insiden pertama agar tidak terjadi kebakaran yang membesar.

"Kami juga rutin melakukan sosialisasi ke tiap tempat usaha. Kami berharap mulai saat ini para pelaku usaha industri, bahkan masyarakat dapat menyediakan APAR di tempat masing-masing," kata dia.

Seorang warga dari Pondok Sunter Indah, Budi Setiawan menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dan penting mengingat potensi bencana alam maupun non-alam juga dapat melumpuhkan ekonomi pariwisata.

"Kami jadi semakin paham dalam penanggulangan bencana hingga pasca bencana," kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.