Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petugas Normalisasi Jalan Penghubung Antardesa yang Tertimbun Longsor

📅 Selasa, 03 Des 2024, 21:55 WIB | Oleh:
Petugas Normalisasi Jalan Penghubung Antardesa yang Tertimbun Longsor Doc: Antara

Petugas gabungan dari unsur TNI, Polri dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menormalisasi jalan penghubung antardesa yang tertimbun material tanah longsor di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jabar, Selasa.

1733236632_08c70e2c91b83745b159.jpg


"Longsor tebing tanah dengan ketinggian dan panjang sekitar 10 meter di Kampung Cisaat, RT 01/02, Desa Sangrawayang dipicu oleh hujan deras yang turun hampir sepanjang hari dalam dua hari terakhir, yang menyebabkan tanah tebing menjadi labil dan akhirnya longsor," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan Dandi Sulaeman di Sukabumi, Selasa.

Menurut Dandi, kejadian ini tidak menyebabkan jatuhnya korban luka maupun jiwa, hanya saja jalan penghubung antardesa di Desa Sangrawayang tertutup longsor dan tidak bisa dilalui beberapa saat, tetapi sekarang sudah normal. Namun, pengendara diimbau untuk waspada karena jalan masih licin dan antisipasi terjadi longsor susulan.

Untuk mengevakuasi material longsoran tersebut pihaknya meminjam satu unit alat berat jenis backhoe dan truk dari perusahaan swasta. Kondisi hujan deras yang turun dari pagi hingga sore menjadi kendala dalam upaya menormalisasi jalan tersebut dari timbunan longsor.

Untuk membersihkan longsoran tanah itu sejumlah petugas dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Simpenan diturunkan ke lokasi kejadian. Beberapa warga sekitar ikut terlibat pada proses normalisasi jalan penghubung antardesa ini.

Ia menyebut lokasi ini merupakan daerah rawan bencana tanah longsor, di mana sebelumnya atau tepatnya pada 23 November 2024 terjadi bencana longsor yang mengakibatkan jalan desa tertutup longsor dan merusak tiga rumah, namun pada kejadian ini tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada warga sekitar maupun pengendara yang melintas jalan ini untuk selalu waspada dengan kondisi cuaca ekstrem yang melanda hampir setiap hari. Selain itu, alangkah baiknya warga yang tinggal di lokasi rawan bencana untuk mengungsi sementara ke tempat yang lebih aman antisipasi jatuhnya korban jiwa.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.