Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Petir Menggelegar, Rumah Milik Rusmandani di Bangka Langsung Ludes Terbakar

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 14:20 WIB | Oleh:
Petir Menggelegar, Rumah Milik Rusmandani di Bangka Langsung Ludes Terbakar Doc: antara foto
Ket. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengecek rumah milik Rusmandani di Dusun Kelapa Dalam, Desa Rinding Panjang, Kecamatan Belinyu, yang ludes terbakar usai disambar petir.

SUNGAILIAT - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mengungkapkan fakta yang cukup mengerikan yakni sebuah rumah milik warga atas nama Rusmandani di Dusun Kelapa Dalam, Desa Rinding Panjang, Kecamatan Belinyu, ludes terbakar setelah disambar petir pada Selasa (3/6) pukul 16.30 WIB.

"Dari keterangan korban, sebelum rumah membakar akibat sambaran petir sekitar pukul 15.11 WIB terjadi hujan cukup deras yang disertai petir," kata Kepala Pelaksana BPBD Bangka, Rusmansyah dalam keterangan, Rabu. (4/6).

Meskipun dalam musibah bencana alam itu tidak mengakibatkan korban jiwa, kata dia, korban mengalami kerugian materiil cukup besar yang ditaksir mencapai lebih dari Rp60 juta karena kondisi rumah seharga Rp50 juta yang terbuat dari kayu ludes terbakar.

"Peralatan elektronik semua rusak seperti televisi, jaringan listrik, kulkas, uang tunai Rp3 juta, satu unit sepeda motor senilai Rp15 juta bahkan ijazah anak korban juga ikut terbakar," kata dia.

Pihaknya bersama dengan aparat desa, relawan Tagana dari Dinas Sosial sudah turun langsung ke lapangan dan menyalurkan sejumlah bantuan yang dibutuhkan bagi keluarga korban.

"Saya berharap musibah bencana alam ini tidak terulang kembali di tengah masyarakat, kejadian yang dialami Rusmandani dapat dijadikan pelajaran bagi masyarakat yang lain supaya lebih berhati-hati," katanya.

Rusmansyah mengingatkan seluruh masyarakat terutama yang berada di daerah rawan bencana supaya tetap memperhatikan lingkungan karena potensi hujan yang disertai angin dan petir masih dapat terjadi.

"Bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir harus memperhatikan kondisi lingkungan dengan menjaga aliran air bersih dari tumpukan sampah, begitu juga yang ada pohon tinggi di sekeliling rumah untuk ditebang," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Ekonomi
Nilai tukar rupiah terendah...

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

53 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

58 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.