Pesona Ekosistem Pertanian Berusia 1.300 Tahun di Yunnan
📅 Rabu, 07 Mei 2025, 21:27 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: ANTARA/Xinhua
KUNMING - Penanaman padi, budi daya ikan, dan peternakan bebek. Semua itu dilakukan di hamparan sawah terasering yang menakjubkan. Begitulah cara hidup yang merangkai kisah tentang keselarasan ekologis, kearifan tradisional, dan inovasi modern.
Lanskap Budaya Sawah Terasering Etnis Hani Honghe telah dimasukkan ke dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO sejak 2013. Sawah-sawah terasering ini terhampar menuruni lereng Pegunungan Ailao yang menjulang hingga ke tepi Sungai Honghe.
Selama lebih dari 1.300 tahun, masyarakat etnis Hani mengembangkan sistem saluran air yang rumit untuk mengalirkan air dari puncak-puncak gunung yang berhutan ke sawah-sawah terasering tersebut. Sistem ini membentuk ekosistem pertanian yang bersifat simbiotis antara hutan, desa, sawah, dan sungai.
Seiring berkembangnya sawah terasering, meningkat pula popularitas produk-produk seperti beras merah, ikan sawah, dan telur bebek. Dipadukan dengan pesona lagu-lagu kuno etnis Hani, metode pertanian tradisional, dan festival-festival etnis, sawah-sawah terasering etnis Hani menarik wisatawan dari seluruh dunia. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!