Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perpustakaan Pemprov Kepri Berhasil Mempertahankan Akreditasi A

📅 Minggu, 03 Agu 2025, 21:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perpustakaan Pemprov Kepri Berhasil Mempertahankan Akreditasi A Doc: ANTARA
Ket. Suasana pengunjung saat membaca buku di ruang Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmad di Kota Tanjungpinang Kepulauan Riau (Kepri), Kamis (30/7/2025).

TANJUNGPINANG – Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi yang dikelola Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) berhasil mempertahankan akreditasi “A” dengan nilai 91,17 usai menjalani visitasi oleh tim asesor dari Perpustakaan Nasional RI.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah (Setda) Kepri Misni saat dihubungi di Tanjungpinang Minggu (03/8), mengapresiasi capaian akreditasi A ini.

Hal itu menunjukkan pelayanan perpustakaan di provinsi itu sudah sangat baik, terlebih Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi telah menerapkan sistem layanan berbasis digital.

“Akreditasi ini dilakukan setiap lima tahun sekali oleh Perpusnas RI. Tahun 2019 kita juga dapat predikat A, dan tahun ini kembali berhasil mempertahankannya. Ini bukti nyata bahwa pelayanan perpustakaan kita, baik fisik maupun digital telah memenuhi standar nasional,” kata Misni.

Misni juga mengimbau masyarakat Kepri untuk memanfaatkan keberadaan perpustakaan ini secara maksimal sebagai sarana peningkatan literasi dan budaya membaca.

Ia menekankan bahwa perpustakaan terbuka bagi siapa saja, baik yang ingin datang langsung maupun mengakses layanan secara daring melalui platform digital yang telah disediakan.

Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kepri Herry Andrianto menyampaikan, proses akreditasi ini penting sebagai upaya meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor: 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan serta regulasi turunannya.

“Dengan akreditasi, kita mendapatkan pengakuan dan dorongan untuk terus berinovasi, meningkatkan layanan, serta memperkuat posisi perpustakaan sebagai pusat informasi dan edukasi masyarakat,” ujar Herry.

Herry juga menyatakan terdapat cukup banyak tantangan yang dihadapi Perpustakaan Raja Muhammad Yusuf Al-Ahmadi, seperti keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan anggaran.

Namun demikian, ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan layanan perpustakaan, salah satunya berkat dukungan pemerintah provinsi dan masyarakat Kepri yang menjadikan perpustakaan sebagai motor penggerak literasi.

"Akreditasi ini bukanlah akhir, tetapi awal untuk terus menjaga nilai-nilai kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam pelayanan publik" kata Herry.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.