Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Perkuat Ketahanan Pangan, Presiden Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Jagung di Keerom Papua

📅 Rabu, 22 Mar 2023, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Perkuat Ketahanan Pangan, Presiden Siapkan 10 Ribu Hektare Lahan Jagung di Keerom Papua Doc: ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden
Ket. Presiden Joko Widodo meninjau lumbung pangan dan menanam benih jagung di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa (21/3/2023).

Jakarta - Perkuat ketahanan pangan. Presiden Joko Widodo menyiapkan lahan tanaman jagung hingga 10 ribu hektare di lumbung pangan atau food estate Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, untuk pasokan pakan ternak di wilayah tersebut.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat meninjau lumbung pangan dan menanam benih jagung di Kabupaten Keerom, Papua, Selasa.

"Kita di Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, di sini akan disiapkan kurang lebih 10 ribu hektare untuk penanaman jagung. Tetapi yang ditanam hari ini baru 100 hektare," kata Presiden dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Presiden menjelaskan pemerintah telah menyiapkan lahan bebas untuk diolah seluas 500 hektare, kemudian perluasan lahan pada 2024 menjadi 2.500 hektare.

Kepala Negara mengatakan bahwa kondisi tanah yang datar menjadi layak untuk penanaman jagung dengan produksi mencapai 4-5 ton per hektare, atau di bawah produktivitas Pulau Jawa yang mencapai 10-11 ton per hektare.

Namun demikian, Presiden menegaskan bahwa pembeli atau offtaker dari panen jagung harus sudah ditentukan, begitu juga dengan penanganan pascapanen, agar petani tidak dirugikan.

Presiden pun memerintahkan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Bupati Keerom Piter Gusbager untuk memastikan pembeli (offtaker) dan harga jual agar menguntungkan petani dan wajar untuk peternak.

Jokowi menilai kebutuhan jagung untuk suplai pakan ternak di Papua masih kurang, baik untuk ayam petelur, ayam pedaging, maupun untuk babi dan sapi.

Oleh karena itu, Presiden mendorong hasil dari penanaman jagung di food estate tersebut dimanfaatkan secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak di Papua.

"Kalau dibawa ke Jawa juga ongkosnya cukup mahal sehingga memang harus dipakai untuk tanah Papua, Papua dan Papua Barat," katanya.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut yaitu Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Panglima TNI Laksamana Yudo Margono, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Plh. Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, dan Bupati Keerom Piter Gusbager.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

50 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.