Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pengembangan LLM Berbahasa Indonesia Bisa Jadi Alternatif untuk Kurangi Bias dalam Operasional Kecerdasan Buatan

📅 Jumat, 01 Des 2023, 23:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pengembangan LLM Berbahasa Indonesia Bisa Jadi Alternatif untuk Kurangi Bias dalam Operasional Kecerdasan Buatan Doc: ANTARA/Fathur Rochman.
Ket. Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria (dua kiri), Ketua Umum KORIKA Hammam Riza (kiri), Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi, Organisasi Riset Elektronika dan Informatika, BRIN Esa Prakasa (empat kiri), dan CTO GDP Venture On Lee (kanan) foto bersama dalam acara Kerja sama Pengembangan Large Language Model (LLM) Bahasa Indonesia antara GLAIR.ai, Datasaur.ai, BRIN, KORIKA, dan AISG di Plaza Senayan, Jakarta, Kamis (30/11/2023).

JAKARTA - Pengembangan model bahasa besar (large language model/LLM) berbahasa Indonesia dinilai bisa menjadi alternatif model fondasi (foundation model) untuk mengurangi bias dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam operasional kecerdasan buatan (AI).

"Kementerian Kominfo sangat apresiatif terhadap kerja sama yang dilakukan oleh GDP dengan mitranya dari Singapura untuk mengembangkan model bahasa besar yang menggunakan bahasa-bahasa di Asean, terutama tentu saja ada perhatian khusus untuk membuat foundation model dengan bahasa Indonesia," ujar wakil Menteri Komunikasi dan Informatika Nezar Patria, di Jakarta, Kamis.

"Dan ini tentu akan lebih mengurangi bias yang bisa dihasilkan oleh generatif AI, terutama dalam penggunaan bahasa Indonesia dalam operasinya," sambung dia.

Menurutnya, inisiatif ini adalah langkah inovatif untuk menciptakan model fondasi yang lebih otentik, dekat dengan kultur Indonesia, dan dapat mengurangi sentimen serta bias yang mungkin dihasilkan oleh generatif AI.

Nezar berharap inovasi ini dapat berkembang dari model satu jenis konten seperti teks menjadi model multi-konten, seperti mencakup gambar dan suara. Dia juga berharap LLM ini bisa mencakup penggunaan bahasa daerah.

"Saya kira ini adalah satu inovasi yang harus kita dukung karena nantinya bisa berkembang lebih jauh, bisa ke bahasa-bahasa daerah juga yang ada di Indonesia dan kita tahu Indonesia mempunyai ratusan bahasa daerah," ujar dia.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kolaborasi Riset dan Inovasi Kecerdasan Artifisial (KORIKA), dan dua portfolio GDP Venture (Glair.aidanDatasaur.ai) bersama dengan Al Singapore (AISG) menginisiasi proyek kolaboratif yang bertujuan untuk mengembangkan LLM Bahasa Indonesia yang terbuka sehingga dapat dimanfaatkan oleh berbagai pihak secara luas.

Senior Director of Al Products, Al Singapore Leslie Teo mengatakan pihaknya melihat potensi besar dari SEA-LION Large Language Model (LLM) yang sedang dikembangkan, untuk menggerakkan produk dan solusi yang memberikan manfaat signifikan bagi Indonesia.

"Kami senang bekerja sama dengan konsorsium mitra dari sektor publik dan swasta di Indonesia untuk mengembangkan SEA-LION untuk kasus penggunaan Indonesia dan memacu pengembangan ekosistem kecerdasan artifisial (Al) di Asia Tenggara, dimulai dari Indonesia sebagai negara terbesar di kawasan ini," ujar dia.

Sementara itu, CTO GDP Venture, On Lee mengatakan pihaknya memiliki visi yang sejalan dengan Al Singapore di mana ingin menciptakan LLM khusus Bahasa Indonesia yang dapat bermanfaat khususnya di Asia Tenggara.

GDP Venture, melalui portfolio solusinya yaituGLAIR.aidanDatasaur.ai, tengah menyesuaikan platform SEA-LION dari Al Singapore agar sesuai dengan konteks Indonesia.

Dia menuturkan langkah ini dilakukan untuk menciptakan platform LLM Bahasa Indonesia yang terbuka secara komprehensif.

Inisiatif ini, menjanjikan manfaat seperti pengurangan biaya operasional, peningkatan pendapatan dan produktivitas, serta kolaborasi manusia dan Al yang efektif.

Kepala Pusat Riset Sains Data dan Informasi, Organisasi Riset Elektronika dan Informatika, BRIN Esa Prakasa mengatakan adopsi LLM terbuka yang berfokus pada Bahasa Indonesia dapat memberikan manfaat bagi BRIN dengan meningkatkan kualitas dan efisiensi penelitian, meningkatkan aksesibilitas kepada publik, mendukung pengembangan teknologi, dan meningkatkan sumber daya manusia.

Selain itu, penerapan LLM juga memberikan peluang dalam akuisisi pengetahuan, baik yang bersifat saintifik maupun budaya lokal.

Dia mengatakan dengan mengadopsi LLM Bahasa Indonesia, dapat membantu pemerintah dalam meningkatkan kualitas komunikasi ke masyarakat, meningkatkan penyediaan layanan publik, mendorong penelitian dan pengembangan, serta berpeluang memberikan kontribusi positif pada pertumbuhan ekonomi nasional.

Ketua Umum KORIKA Hammam Riza berharap dengan kerja sama antaraGLAIR.ai,Datasaur.ai, BRIN, KORIKA, dan Al Singapore dalam pengembangan LLMBahasa Indonesia, dapat dibangun fondasi yang kokoh untuk menciptakan model bahasa inovatif yang mampu mendorong kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan dalam bahasa Indonesia.

"Kolaborasi ini juga menjadi jawaban terhadap tantangan yang dihadapi Indonesia dalam mengembangkan teknologi kecerdasan artifisial selama ini," kata Hammam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

41 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.