Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencurian 150 Tabung Elpiji Bersubsidi Ditangani Polisi Jombang

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 21:03 WIB | Oleh:
Pencurian 150 Tabung Elpiji Bersubsidi Ditangani Polisi Jombang Doc: ANTARA/HO-KLT
Ket. Ilustrasi - Perawatan kulit dan wajah di KLT The Aesthetic Clinic Surabaya.

JOMBANG - Aparat Kepolisian Sektor Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, menangani kasus pencurian tabung elpiji bersubsidi hingga 150 tabung mengakibatkan korban mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Kapolsek Bareng AKP Sudarsono, Kamis mengemukakan pihaknya masih mendalami kasus pencurian tersebut. Sejumlah saksi juga sudah diperiksa termasuk menganalisis dari hasil rekamanCCTV.

"Sepertinya pelaku masuk ke gudang ini, dengan membuka pintu. Pelaku tahu pintunya tidak dikunci, jadi leluasa masuk ke gudang," ucapnya di Jombang.

Ia mengatakan, pelaku membawa kabur tabung di gudang milik Sitatum Masria (33), warga Desa Tebel, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang.

"Pelaku mengambil tabung elpiji di dalam gudang. Totalnya ada sekitar 150 tabung," kata dia.

Pihaknya juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk kabelCCTVdengan panjang sekitar 40 centimeter. RekamanCCTVjuga sudah diamankan.

Sementara itu, Sitatum Masria yang merupakan korban mengaku saat malam kejadian sempat mendengar ada suara pintu dibuka. Namun, dirinya mengira itu adalah suara dari pintu di rumah tetangganya.

"Pas malam kejadian itu, ada bunyi pintu terbuka, saya pikir warga sebelah," ucap dia.

Ia pun tidak menyangka saat pagi hari, ternyata saat mengecek ke gudang tabung elpiji sudah tidak ada. Di gudang itu, ada 145 tabung elpiji yang masih kosong serta lima tabung masih ada isinya.

Dirinya sempat mengecek rekaman CCTV. Terlihat ada satu orang membawa tabung-tabung miliknya. Pelaku membawa dengan tangan kanan dan kiri.

Ia menduga, pelaku membawa tabung itu dengan mobil. Kendati tidak terlihat ada mobil di CCTV, terdapat sorot cahaya dari lampu dengan terang yang diduga mobil.

Sita, sapaan akrabnya juga mengaku tidak kenal pelaku. Ia mengenakan topi dan wajahnya tidak terlihat di rekaman CCTV. Selain itu, pelaku juga ternyata merusak CCTV dengan memotong kabelnya.

"Satu orang terlihat, dari sorot cahayanya itu mobil untuk mengangkut. Tapi, tidak tertangkap CCTV wajahnya," ujar dia.

Ia menduga, pelaku adalah orang yang cukup paham situasi di rumahnya. Ia pun berharap, polisi segera mengungkap pelaku dan menangkapnya.

Saat ini, di gudang milik Sitatum Masria itu juga sudah dipasang garis polisi, mengantisipasi yang tidak berkepentingan masuk. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

50 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Nasional
Tanggapan Istana Usai Wamen...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.