Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemprov DKI Beri 500 Kg Bibit Padi Kepada Kelompok Tani di Jakbar

📅 Kamis, 08 Jun 2023, 22:28 WIB | Oleh:
Pemprov DKI Beri 500 Kg Bibit Padi Kepada Kelompok Tani di Jakbar Doc: ANTARA/Risky Syukur
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati dan Wakil Wali Kota Jakarta Barat, Hendra Hidayat dalam panen bersama Kelompok Tani (Poktan) Jawa Indah Indah di Semanan, Jakarta Barat, Kamis (8/6/2023).

JAKARTA - Pemerintah provinsi DKI Jakarta memberikan 500 kg bibit padi kepada dua Kelompok Tani (Poktan) di Semanan, Jakarta Barat, yakni Poktan Jawa Indah dan Poktan Karya Tani untuk mendukung usaha pertanian masyarakat yang berlokasi di perbatasan wilayah Jakarta Barat dan Kota Tangerang

"Ini bentuk dukungan kami kepada perkembangan usaha pertanian Poktan di sini. Semoga semakin membawa pertumbuhan bagi sektor pertanian di Jakarta Barat," ungkap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta, Suharini Eliawati, Kamis.

Pemberian bibit padi tersebut dilakukan usai panen padi yang dilakukan oleh Poktan Jawa Indah bersama Dinas KPKP DKI Jakarta dan Pemkot Jakarta Barat di RT 01/04, Semanan, Kalideres.Pada kesempatan tersebut, mereka juga memberikan bantuan bibit padi varietas Ciherang sebanyak dua kantung yang masing-masing isi 5 kilogram kepada Poktan Jawa Indah.

Suharini menyebut, total padi yang di panen sebanyak 32,5 ton dari lahan seluas 5 hektare. Sedang total keseluruhan lahan yang dimanfaatkan untuk tanaman padi di kawasan tersebut luasnya mencapai sekitar 12 hektare.

"Hari ini yang dipanen seluas 5 hektar. Tiap hektar menghasilkan sekitar 6,5 ton. Lahan tersebut lokasinya di perbatasan Jakarta Barat-Kota Tangerang. Panen kali ini luar biasa karena hasilnya bagus dan banyak dengan jenis padi Ciherang," ungkap dia.

Sementara itu Ketua Poktan Jawa Indah, Racidin (60), mengatakan, anggota Poktan Jawa Indah sekitar 15 orang. Mereka sudah mengelola lahan tersebut selama 17 tahun. Lahan tersebut merupakan milik warga sekitar.

Ia mengungkapkan, hasil panen padi mereka bisa tiga kali dalam setahun dan dapat langsung dijual ke masyarakat. Hasil tersebut, lanjut dia, tak lepas dari bantuan dan pembinaan dari Dinas KPKP DKI dan dari kementerian terkait.

"Untuk kendalanya saat padi sudah menguning cuma hama burung. Tapi dapat diatasi dengan pemasangan jaring dan kontrol yang rutin. Kami berharap bisa terus didukung pemerintah," ujar dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.