Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Tangerang Identifikasi Kelayakan 18 Jembatan Penyeberangan

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Tangerang Identifikasi Kelayakan 18 Jembatan Penyeberangan Doc: ANTARA
Ket. JPO di jalan daan mogot depan SMPN 5 telah ditutup karena sebab kondisi struktur yang tidak layak.

TANGERANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, Banten, mengidentifikasi kelayakan 18 Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di sejumlah wilayah untuk memastikan keamanan struktur dan kenyamanan pengguna.

"Kami sedang identifikasi semua JPO, karena ini digunakan masyarakat. Kami ingin pastikan semua aman dan layak digunakan," kata Asisten Daerah bidang Perekonomian dan Pembangunan Kota Tangerang, Ruta Ireng Wicaksono, di Tangerang, Rabu (15/10).

Ruta mengatakan langkah ini diambil setelah adanya temuan di lapangan, khususnya pada JPO di Jalan Daan Mogot, depan SMPN 5. JPO itu kini telah ditutup karena kondisi struktur yang tidak layak.

“Kami memahami adanya keluhan masyarakat terkait kondisi JPO yang kurang maksimal. Karena itu kami langsung mengonsolidasikan tim dengan Dinas Perhubungan dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan pengecekan di lapangan,” ujar Ruta.

Usai identifikasi dilakukan nantinya, lanjut dia, Pemkot Tangerang akan segera melakukan langkah seperti perbaikan berupa perawatan minor, perbaikan sedang, maupun revitalisasi penuh.

"Fokusnya bukan hanya pada keamanan struktur, tetapi juga kenyamanan pengguna, seperti kondisi railing, pencahayaan, hingga aksesibilitas,” ungkap Ruta.

Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah. Karena itu pihaknya saat ini telah memasang penutup akses di JPO depan SMPN 5.

Sachrudin juga menargetkan hasil kajian teknis bisa selesai dalam waktu dekat, supaya segera diputuskan langkah penanganannya.

"Kalau memang masih bisa diperbaiki, revitalisasi akan dilakukan bertahap, tentunya disesuaikan dengan program kerja dan ketersediaan anggaran,” ucapnya.

Tak hanya soal JPO, Sachrudin juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang menangani infrastruktur dan utilitas kota untuk memperkuat pengawasan lapangan secara rutin.

“Saya minta seluruh OPD yang menangani infrastruktur dan utilitas kota agar memperkuat pengawasan lapangan. Jangan tunggu rusak parah atau viral dulu baru bertindak. Bangunan utilitas kota, seperti JPO, trotoar, drainase, hingga taman, adalah wajah pelayanan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Wali Kota Sachrudin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

39 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.