Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Jaktim Ajak Warga Hijaukan Kota untuk Perbaiki Kualitas Udara

📅 Sabtu, 09 Agu 2025, 11:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Jaktim Ajak Warga Hijaukan Kota untuk Perbaiki Kualitas Udara Doc: ANTARA
Ket. Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) menanam pohon di Waduk Dukuh 1, RW 01 Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/8/2025).

JAKARTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengajak warga untuk aktif mendukung program penghijauan demi memperbaiki kualitas udara di wilayah ibu kota, khususnya di Jakarta Timur.

"Kami selalu mengajak warga dalam rangka mendukung penghijauan guna mengurangi polusi udara di wilayah DKI Jakarta, khususnya Jakarta Timur," kata Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (09/8).

Menurut dia, penghijauan merupakan komitmen bersama antara pemerintah dan masyarakat untuk menjaga agar lingkungan dan juga kualitas udara tetap baik. 

"Penghijauan ini bagian dari komitmen bersama menjaga kualitas udara agar lebih sehat. Kami mengajak seluruh warga untuk ikut menanam pohon di lingkungan masing-masing," ujar Munjirin.

Sebelumnya, Munjirin melakukan penanaman pohon secara simbolis dalam kegiatan Jumat Menanam di Waduk Dukuh 1, RW 01 Kelurahan Dukuh, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (8/8).

Sebanyak 20 pohon duku ditanam dalam kegiatan tersebut. Dia berharap pohon-pohon itu dapat menciptakan lingkungan yang lebih asri dan berkelanjutan, terutama di Waduk Dukuh 1.

"Mudah-mudahan dalam satu sampai dua tahun ke depan sudah bisa metik hasilnya pohon duku. Pesan saya kepada warga masyarakat agar dipelihara, ini sarananya sudah bagus buat olahraga, buat joging, buat santai dengan keluarga," ucap Munjirin.

Lebih lanjut, dia pun berpesan kepada masyarakat agar ikut merawat pohon-pohon yang sudah ditanam itu.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Walikota Administrasi Jakarta Timur Kusmanto, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Agung Nugroho, Pelaksana Tugas Camat Kramat Jati Mujiono, Wakil Camat Kramat Jati Diman, Sekretaris Lurah Dukuh Daily Jumiarti, dan Kepala Seksi Ekonomi Pembangunan Kelurahan Dukuh Mega Devita Kusuma.

Selain jajaran pegawai pemerintah, kegiatan itu juga melibatkan partisipasi masyarakat, komunitas pecinta lingkungan, dan pelajar.

Seperti diketahui, pagi ini Jakarta kembali menduduki posisi pertama sebagai kota besar paling berpolusi di dunia.

Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 06.00 WIB, Indeks Kualitas Udara (AQI) di Jakarta berada pada angka 168 atau masuk dalam kategori tidak sehat dengan polusi udara PM2.5 dan nilai konsentrasi 80 mikrogram per meter kubik.

Angka tersebut menunjukkan tingkat kualitas udara di ibu kota berada dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif, yakni dapat merugikan manusia maupun kelompok hewan yang sensitif serta dapat menimbulkan kerusakan pada tumbuhan ataupun nilai estetika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

47 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.