Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Bandung canangkan tanam 15 ribu bibit cabai serentak

📅 Senin, 04 Mar 2024, 16:55 WIB | Oleh:
Pemkot Bandung canangkan tanam 15 ribu bibit cabai serentak Doc: ANTARA/Rubby Jovan
Ket. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar (tengah) saat melakukan penanaman bibit cabai di salah satu pekarangan kelompok Buruan Sae di Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (4/3).

Kota Bandung -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung mencanangkan gerakan tanam 15 ribu bibit cabai serentak bersama seluruh kelompok pertanian perkotaan yakni Buruan SAE (Sehat, Alami, dan Ekonomis) guna berperan mengendalikan inflasi di kota itu.

"Kita sudah punya rencana untuk penanaman serentak yang akan dilakukan beberapa hari ke depan dan sudah disediakan anggaran khusus untuk tanaman yang bersifat inflasi, salah satunya cabai," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar di Bandung, Senin.

Gin Gin menjelaskan kegiatan penanaman serentak tersebut bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga ketahanan pangan dan juga mengendalikan inflasi di suatu daerah.

"Kegiatan ini akan membiasakan masyarakat karena ternyata cabai atau cengek itu bisa di budidaya di sekitar kita dan itu bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga," kata dia.

Dia menyebut pihaknya akan memberikan lebih dari 15 ribu bibit cabai serta komoditi lainnya yang berpengaruh terhadap inflasi kepada 375 kelompok Buruan Sae di Kota Bandung.

"Nanti secara serentak ada sekitar 15 sampai 20 ribu bibit cabai kemudian juga ada beberapa bawang merah dan tomat di 30 kecamatan di setiap kelompok Buruan Sae," katanya.

Melalui kegiatan ini, Gin Gin berharap dapat meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga ketahanan pangan dan memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan pertanian.

"Penanaman serentak ini akan memperkuat ketahanan pangan kemudian mengendalikan inflasi dan yang lebih penting juga mengedukasi masyarakat," kata Gin Gin.

Lebih lanjut, dia menyatakan kegiatan tersebut bukan hanya berjalan diawal penanaman saja. Untuk menjaga komitmen bersama, akan dilakukan penandatanganan komitmen untuk merawat dan melestarikan tanaman yang sudah ditanam.

"Kita juga ada tim yang monitoring ke setiap titik kerja sama dengan kewilayahan. Tiap tiga atau enam bulan mereka harus melaporkan kepada kita perkembangan tanaman tersebut," kata dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

15 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.