Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab OKI percepat penanganan rumah tidak layak huni

📅 Selasa, 29 Apr 2025, 16:30 WIB | Oleh:
Pemkab OKI percepat penanganan rumah tidak layak huni Doc: ANTARA/HO-Pemkab OKI
Ket. Bupati OKI Muchendi Mahzareki.

Ogan Komering Ilir -- Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mempercepat program penanganan rumah tidak layak huni (RTLH) di wilayah itu.

Bupati OKI Muchendi Mahzareki di OKI, Selasa, mengatakan berdasarkan data terdapat sebanyak 24.300 rumah tidak layak di OKI. Sehingga, kondisi itu perlu segera diatasi melalui berbagai program yang sudah berjalan, dengan mengoptimalkan dukungan dari pemerintah pusat, daerah, hingga sektor swasta.

Sejak 2019, melalui dukungan program BSPS Kementerian PUPR dan aspirasi Anggota DPR RI, Ishak Mekki di Kabupaten OKI telah diperbaiki kurang lebih 5.000 unit rumah.

Oleh sebab itu, pembangunan rumah layak huni akan terus dipercepat dengan melibatkan lebih banyak pihak agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya.

“Keterbatasan anggaran daerah bukan menjadi penghalang. Kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumsel, perusahaan swasta melalui CSR, dan keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mendukung program ini," kata dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PRKP) OKI Madani mengatakan pada tahun 2025, Pemkab OKI mengalokasikan sebanyak 175 kepala keluarga di 18 kecamatan akan menjadi penerima manfaat.

Perbaikan akan difokuskan pada bagian rumah yang paling kritis, seperti atap, dinding, atau struktur utama agar rumah menjadi layak huni, sebagai langkah nyata untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Setiap rumah akan dibangun dengan standar layak huni, dilengkapi kamar tidur, kamar mandi, dapur, ruang keluarga, dan ruang tamu," ujarnya.

Selain dari APBD, program RTLH di OKI juga mendapat dukungan dari Gubernur Sumsel dengan total anggaran Rp10 miliar ditambah CSR Bank Sumsel Babel, program BSPS Kementerian Perumahan Rakyat dan Pemukiman, Baznas serta dukungan swasta lainnya.

“Kami juga mendapat dukungan penuh dari Bapak Gubernur, Program BSPS Kementerian PKP, Bank Sumsel, Baznas serta swasta lainnya agar lebih banyak masyarakat yang menerima manfaat,” ujarnya.

Madani mengatakan Pemkab OKI hanya menganggarkan 35 perbaikan RTLH, sisanya perbaikan dilakukan Bank Sumsel Babel sebanyak 17 rumah, Baznas 1 rumah dan paling banyak melalui program BSPS Komisi V DPR RI, Ishak Mekki sejumlah 1.800 rumah.

“Tahun lalu paling banyak dari aspirasi Pak Ishak Mekki sebanyak 1.800 rumah," kata dia

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.