Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Donggala Mulai Normalisasi Sungai di Banawa Tengah Usai Banjir

📅 Kamis, 17 Apr 2025, 14:55 WIB | Oleh:
Pemkab Donggala Mulai Normalisasi Sungai di Banawa Tengah Usai Banjir Doc: Antara
Ket. Bupati Donggala Vera Elena Laruni saat melakukan peninjauan lokasi terdampak banjir di Desa Powelua Kecamatan Banawa Tengah, Kamis (17/4/2025).

Donggala - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), memastikan pengerjaan normalisasi aliran sungai di Kecamatan Banawa Selatan dan Banawa Tengah untuk penanganan sementara dari pemerintah setempat sudah dimulai.

Bupati Donggala Vera Elena Laruni mengatakan sudah memerintahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk segera melakukan upaya penanganan cepat terkait sejumlah titik yang rusak berat akibat di terjang banjir pada Selasa (15/4).

"Hari ini saya mengunjungi beberapa titik di Banawa Tengah dan Banawa Selatan yang rusak, salah satunya akses jalan di Desa Powelua putus total sehingga masyarakat tidak dapat melintas baik berjalan kaki maupun dengan kendaraan bermotor," kata Vera Elena Laruni di Banawa, Kamis.

Ia mengemukakan segera melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi guna mencari solusi terkait akses jalan yang putus di Desa Powelua tersebut.

"Tentunya ini harus saya koordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng sebab ini pekerjaan cukup berat," ucapnya.

Ia menuturkan pihaknya berencana membuat jembatan darurat di lokasi banjir tersebut sehingga masyarakat bisa beraktivitas seperti sedia kala.

"Kami berusaha untuk penanganan darurat untuk saat ini, supaya akses jalan di Desa Powelua dapat kembali dilintasi masyarakat di wilayah itu," sebutnya.

Menurut dia, alat berat sudah mulai bekerja melakukan normalisasi sungai di wilayah terdampak banjir pada Kecamatan Banawa Tengah.

"Ini sebagai bentuk upaya pemerintah daerah (pemda) dalam memberikan rasa aman bagi masyarakat setempat," katanya.

Vera menjelaskan ke depan proses perbaikan ruas jalan rusak di Powelua itu akan bekerja sama dengan Pemprov Sulteng.

"Kondisi di lapangan membutuhkan perhatian serius, tindakan cepat harus segera dilakukan, terutama untuk memulihkan aktivitas perekonomian masyarakat dan memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi," ujarnya.

Sebelumnya BPBD Donggala mencatat terdapat sembilan desa di Kecamatan Banawa Selatan terendam banjir akibat air sungai di kawasan itu meluap.

Sembilan desa terendam banjir berada di Wilayah Banawa Selatan seperti Desa Bambarimi, Lembasada, Lumbutarombo, Lumbumamara, Ongulara, Salumpaku, Salungkaenu, Sarombaya, dan Tanahmea.

Sebanyak 31 rumah warga di Desa Lumbutarombo, termasuk peternakan, dan 100 karung gabah, terendam banjir serta Desa Lumbumamara sebanyak 156 rumah terendam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Operasi uji emisi kendaraan di Tangerang

19 menit yang lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Megapolitan
Pemkot Jakut Vaksinasi Ribu...
Ekonomi
Industri sepatu rumahan kua...

Pelaksanaan program penghapusan bentor

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.