Pemkab Badung Menganggarkan Rp34 Miliar untuk Pemasangan “CCTV” di Titik-titik Strategis
📅 Minggu, 06 Apr 2025, 21:23 WIB | Oleh: M. Selamet Susanto
Doc: ANTARA
BADUNG – Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menyiapkan anggaran sebesar Rp34 miliar untuk memasang kamera CCTV di berbagai titik strategis wilayah Badung selatan hingga Badung utara.
“Upaya ini menunjukkan komitmen kami dalam menjaga keselamatan dan kenyamanan masyarakat dengan memperkuat sistem keamanan digital di berbagai titik strategis,” ujar Kepala Diskominfo Badung, IGN Jaya Saputra, di Mangupura, Minggu (6/4).
Ia mengatakan CCTV yang akan dipasang itu berbasis teknologi analitik yang akan terintegrasi langsung dengan instansi keamanan. Pemasangan CCTV itu tidak hanya sebagai bentuk respons terhadap sejumlah kejadian yang telah terjadi, namun juga bagian dari langkah strategis pemerintah dalam menciptakan lingkungan publik yang lebih aman dan terpantau.
“Tahun ini, kami masuk tahapan pengadaan, termasuk untuk titik-titik khusus seperti Jembatan Tukad Bangkung, kawasan pariwisata, pelayanan publik, serta ruang publik lainnya sesuai dengan visi misi Bupati Badung untuk mewujudkan pariwisata berkualitas," kata dia.
Jaya Saputra menjelaskan pengembangan sistem kamera pengawas itu juga merupakan bagian dari rencana besar pembangunan infrastruktur keamanan yang tersebar dari wilayah Badung Selatan hingga Badung Utara.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut dia, CCTV yang telah terpasang saat ini merupakan pengadaan tahun 2016 dan sebagian besar sudah berada dalam kondisi mati.Dari 163 kamera pengawas yang ada di kawasan pariwisata, 101 diantaranya mengalami kerusakan.
“Kami juga akan menerapkan teknologi analitik terkini yang mampu mendeteksi pergerakan mencurigakan dan langsung terhubung ke sistem pemantauan keamanan,” kata dia.
Ia menambahkan akses kamera pengawas itu nantinya juga akan dilakukan secara berkolaborasi dengan pihak kepolisian dan desa setempat untuk memperkuat keamanan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan upaya tersebut, Pemkab Badung berharap kawasan strategis pariwisata termasuk kawasan Jembatan Tukad Bangkung dapat menjadi kawasan yang aman, bersih, dan nyaman dikunjungi oleh wisatawan maupun masyarakat lokal.
“Jadi, ini bukan hanya soal pengawasan tetapi juga upaya preventif demi keselamatan masyarakat serta nantinya akan digunakan untuk mendeteksi kiriman sampah di Pantai Kuta dan area aktivitas surfing wisatawan dan pos balawisata,” kata Jaya Saputra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!