Pemerintah Dorong Hilirisasi Kopi Papua di Melbourne International Coffee Expo 2024
📅 Senin, 13 Mei 2024, 13:08 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-BKPM
JAKARTA - Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mendorong hilirisasi kopi Papua melalui ajang Melbourne International Coffee Expo atau MICE 2024 yang digelar di Melbourne, Australia, pada 12-14 Mei.
Dalam perhelatan tersebut, Menteri Bahlil mengaku bangga karena sejumlah kopi asal Papua ikut dipromosikan dalam pameran industri kopi internasional itu, serta mendorong dilakukan hilirisasi sektor tersebut agar bisa memberikan nilai tambah bagi para petani kopi di tanah Papua.
"Tantangannya, bagaimana hilirisasi kopi, agar nilai tambahnya bisa dinikmati secara domestik oleh negara dan petani. Jangan hanya kebunnya saja di sini (Indonesia)," ujarnya dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin (13/5).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia mengatakan terdapat tiga merek kopi Papua yang mendunia, yaitu kopi Wamena Lembah Baliem, kopi Bintang, serta kopi Amungme. Masing-masing kopi tersebut memiliki karakteristik tersendiri.
Dia menjelaskan kopi Wamena Lembah Baliem berasal daerah Wamena dan dibudidayakan di ketinggian 1.200-1.600 meter di atas permukaan laut (mdpl), sedangkan kopi Bintang dibudidayakan secara organik, serta biji kopi dipanen secara manual.
Sementara itu kopi Amungme diambil dari nama suku yang mengelolanya yaitu Suku Amungme, dan dibudidayakan di Lereng Gunung Jayawijaya yang memiliki ketinggian di atas 1.200-2.000 mdpl.
Sebaiknya Anda baca juga:
MICE 2024 merupakan ajang tahunan pameran kopi terbesar di wilayah Asia Pasifik yang diikuti oleh pelaku industri kopi dan komunitasnya. Tahun ini, perhelatan itu diikuti oleh lebih dari 15.000 barista atau profesional di industri kopi untuk mengadu kecakapan dalam mengolah kopi.
Selain itu, saat ini Bahlil sedang melakukan kunjungan kerja ke Australia dalam rangka menjadi pembicara kunci dalam kegiatan Indonesia Australia Business Summit (IABS) 2024.
Sebelumnya ia memastikan pemerintah berkomitmen untuk melakukan percepatan hilirisasi di tanah Papua dengan membangun infrastruktur industri.
Bahlil menyampaikan percepatan hilirisasi itu dilakukan lewat rencana pembangunan smelter PT Freeport Indonesia (PTFI), pembangunan pabrik pupuk, serta pengembangan industri gula dan etanol dari tebu di Papua.
"Dengan pemerintah nantinya menguasai 61 persen saham Freeport, pembangunan smelter di Papua makin terbuka," ujar dia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!