Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Hunian Korban Longsor Serasan Natuna Sudah Tahap Penyelesaian

📅 Senin, 09 Okt 2023, 19:50 WIB | Oleh:
Pembangunan Hunian Korban Longsor Serasan Natuna Sudah Tahap Penyelesaian Doc: ANTARA/Muhamad Nurman
Ket. Rumah Instant Sederhana Sehat (Risha).

NATUNA - Pembangunan Rumah Instant Sederhana Sehat (Risha) untuk korban longsor Serasan di Kabupaten Natuna Kepulauan Riau masuk tahap finishing(penyelesaian).

Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Natuna Suratmojo saat dihubungi di Natuna, Senin mengatakan pembangunan rumah sudah rampung 100 persen, namun kontraktor tengah mengerjakan rigid jalan atau pengerasan jalan.

Oleh karena itu, masyarakat belum bisa menempatinya.

"Ada kegiatan fisik, jadi tidak memungkinkan untuk ditempati," ucapnya.

Ia mengungkapkan pengerjaan tersebut ditargetkan selesai pada akhir Oktober dan diharapkan pertengahan November sudah bisa ditempati.

"Awal atau pertengahan," harap Suratmojo.

Ia menjelaskan rumah yang merupakan bantuan dari pemerintah pusat itu berjumlah 100 unit dengan anggaran sebesar Rp55,8 miliar.

"Disana juga dibangun rumah ibadah, ruang terbuka hijau, balai pertemuan dan fasilitas umum lainnya," ungkap Suratmojo.

Ia menyebut sebelumnya pembangunan rumah ditargetkan selesai pada Juni lalu, namun tidak terwujud sebab pihak pekerja kekurangan bahan bangunan.

"Kemarin ada adendum, ada penambahan waktu (Pengerjaan)," katanya.

Terkait penambahan waktu tersebut, pihaknya sudah menyampaikannya kepada warga. Hal itu dilakukan agar tidak terjadi kesalahpahaman antar pemerintah dan warga.

"Kita sudah sampaikan ke pihak kecamatan, agar disosialisasikan ke masyarakat, karena masyarakat pasti bertanya," tambah Suratmojo.

Sementara, Camat Serasan Esas Ewansyah mengatakan pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait keterlambatan itu.

Hasil dari sosialisasi itu menurutEsas, para penerima manfaat memakluminya, karena mereka juga memantau pembangunan rumah.

"Keterlambatan pembangunan dikarenakan terganggu mobilisasi bahan bangunan sebab Serasan merupakan pulau kecil. Bahannya harus dibeli di luar daerah," kata Esas.

Ia menambahkan saat ini, masyarakat penerima manfaat Risha tinggal bersama keluarga mereka yang tidak terdampak dan menyewa rumah.

"Biaya ditanggung pemerintah," tambah Esas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Megapolitan
Mau Tawuran, Dua Pemuda Baw...
Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.