Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pembangunan Bogor Gunakan Pendekatan Lingkungan

📅 Rabu, 21 Jun 2023, 04:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pembangunan Bogor Gunakan Pendekatan Lingkungan Doc: ANTARA/HO-Humas Pemkab Bogor
Ket. Sekda Kabupaten Bogor Burhanudin dalam Konsultasi Publik I di Babakanmadang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (19/6).

BOGOR - Pembangunan yang dijalankan Kabupaten Bogor berdasarkan pendekatan sumber daya alam dan lingkungan. "Hal ini saya tekankan kepada jajaran pimpinan perangkat daerah sebagai pegangan dalam pembangunan," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin, Selasa (20/6).

"Pembangunan daerah ke depan harus berdasarkan pendekatan sumber daya alam dan lingkungan. Kemudian, ekoregion dan kelestarian keanekaragaman hayati. Tentu dengan pendekatan ekonomi juga," jelas dia dalam Konsultasi Publik pertama di Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Dia minta jajarannya untuk mengidentifikasi dan merumuskan isu pembangunan berkelanjutan dalam ada forum Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045 Kabupaten Bogor. Menurutnya, KLHS dan perencanaan pembangunan terintegrasi dengan dokumen perencanaan. Hal ini untuk memastikan bahwa prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar pembangunan.

Dengan kata lain, pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya alam harus dapat menginternalisasikan kepentingan generasi yang akan datang. Burhan berharapKLHS RPJPD Kabupaten Bogor Tahun 2025-2045 menjadi pedoman semua pemangku kepentingan dalam proses perumusan kebijakan.

Burhanudin mendorong perencanaan pembangunan mengarah ke green development atau pembangunan hijau. Untuk itu, koordinasi antarpemangku kepentingan menjadi kunci dalam penyusunan kebijakan, rencana, atau program agar dapat mencapai target sektoral bidang ekonomi, sosial, lingkungan hidup, serta tata kelola kelembagaan.

Sepuluh Kampung

Sementara itu, pelaksana Bupati Bogor, Iwan Setiawan, menyinggung bencana alam di 10 kampung. Menurutnya, bencana tersebut disebabkan hujan deras disertai angin kencang sepanjang Senin. "Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Bogor. Saya langsung mengecek ke BPBD untuk memonitor langsung kondisi di lapangan," ujar Iwan Setiawan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, 10 kampung itu diterjang bencana alam dengan beragam peristiwa, mulai dari angin kencang, tanah longsor, hingga bangunan rusak tersambar petir. Peristiwa angin kencang terjadi di Kampung Kompa, Sukahati, Sipayung, dan Cikondang di Desa Sipayung, Kecamatan Sukajaya.

Kemudian, Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari, Kecamatan Cibinong, lalu di Kampung Cimandala, Kecamatan Sukaraja. Bencana alam angin kencang mengakibatkan 11 bangunan rumah rusak. Sedangkan tanah longsor terjadi di Kampung Cibolang, Desa Teluk Pinang, Kecamatan Ciawi. Kemudian, Kampung Serempet, Kelurahan Nanggewer, Kecamatan Cibinong. Lalu, Kampung Ciherang Pondok, Kecamatan Caringin.

Iwan mengaku sudah menginstruksikan BPBD dan Dinas Damkar segera melakukan penanganan dan pendataan kerusakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

37 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.