Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

PCNU Tulungagung-Jatim Pastikan Tidak Terpengaruh Gejolak PBNU

📅 Senin, 24 Nov 2025, 11:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
PCNU Tulungagung-Jatim Pastikan Tidak Terpengaruh Gejolak PBNU Doc: ANTARA
Ket. Pengurus PCNU Tulungagung mengikuti rapat koordinasi internal di Tulungagung, Minggu (23/11/2025). 

TULUNGAGUNG – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur memastikan aktivitas organisasi di daerah tetap berjalan normal dan tidak terpengaruh di tengah dinamika atau gejolak internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) terkait desakan agar Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf, mengundurkan diri, karena hal itu sepenuhnya kewenangan PBNU.

Ketua PCNU Tulungagung, KH Bagus Ahmadi, Senin(24/11), menyeru kepada warga nahdliyin agar tetap tenang sambil menunggu keputusan final dari pusat yang berwenang menyelesaikan hal itu.

Menurut Bagus, pimpinan PCNU seluruh Indonesia telah menggelar rapat daring pada Minggu (23/11) yang turut diikuti Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf.

Dalam forum itu, Yahya memaparkan perkembangan terbaru terkait hasil rapat harian Syuriah PBNU di Jakarta (20/11).

Rapat yang diikuti 37 dari 53 pengurus harian Syuriah tersebut menghasilkan permintaan agar Yahya mundur dari jabatannya, sebagaimana tertuang dalam risalah yang ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar.

Sebaiknya Anda baca juga:

"Hingga kini kami belum menerima keputusan final. PCNU akan wait and see mengikuti dinamika yang berkembang," kata Bagus.

Ia menegaskan persoalan di tubuh PBNU tidak akan mengganggu agenda PCNU Tulungagung maupun struktur di bawahnya, mulai MWC hingga ranting.

Seluruh kegiatan organisasi dipastikan tetap berjalan sesuai rencana.

"Kami berharap kondisi di bawah tetap kondusif dan tidak terpengaruh dinamika di pusat," ujarnya.

Bagus juga mengimbau warga Nahdliyin di Tulungagung untuk tetap beraktivitas seperti biasa dan tidak ikut terseret polemik. Ia berharap proses penyelesaian di PBNU ditempuh melalui musyawarah dan menjaga persatuan.

"Kami akan patuh dan taat sepenuhnya pada keputusan akhir," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.