Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pawai Ogoh-ogoh Sambut Hari Suci Nyepi di Pura Adhitya Jaya Jakarta

📅 Minggu, 10 Mar 2024, 14:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pawai Ogoh-ogoh Sambut Hari Suci Nyepi di Pura Adhitya Jaya Jakarta Doc: ANTARA/Mentari Dwi Gayati
Ket. Belasan pemuda mengangkat ogoh-ogoh saat Upacara Tawur Agung Kesanga dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 di Pura Ahitya Jaya, Jakarta Timur, Minggu (10/3/2024).

JAKARTA - Atraksi dan arak-arakan ogoh-ogoh saat Upacara Tawur Agung Kesanga ??????diselenggarakan untuk menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1946 di Pura Ahitya Jaya, Jakarta Timur, pada Minggu (10/3).

Upacara Tawur Agung Kesanga dan Nyarub Carutersebut diikuti oleh ribuan umat Hindu dari 13 pura DKI Jakarta yang dipusatkan di Pura Adhitya Jaya, Jakarta Timur.

"Kita melaksanakan persembahyangan Tawur Agung Kesanga, kemudian Nyarub Caru menggunakan ogoh-ogoh sebagai simbol keserakahan dan angkara murka," kata Ketua Panitia Penyelenggaraan Hari Nyepi Tahun Saka 1946 I Putu Maharta Adijadnja saat ditemui di Pura Adhitya Jaya Jakarta.

Putu mengatakan bahwa ogoh-ogoh setinggi dua meter tersebut merupakan simbol keserakahan dan angkara murka yang ada di dunia.

Dengan melakukan upacara Pecaruan atau Nyarub Caru, umat Hindu memohon agar keserakahan dan energi negatif tersebut diubah menjadi energi positif. "Sehingga umat bisa melaksanakan Hari Suci Nyepi dengan damai, serta terjadi keseimbangan hubungan antara manusia dengan Tuhan," katanya.

Atraksi ogoh-ogoh tersebut dilakukan dengan menggoyang-goyangkan bambu yang menjadi penyangga patung.

Belasan pemuda yang mengangkat bambu penyangga ogoh-ogoh berlarian ke satu arah dan lainnya serta berputar agar patung terlihat digoyang-goyangkan. Saat ogoh-ogoh digoyangkan, alunan musik gamelan khas Bali mengiringi atraksi tersebut.

Selain pemuda, anak-anak juga turut mengangkat tandu ogoh-ogoh mini sebagai bagian dari rangkaian upacara Nyarub Caru.

Meski diguyur hujan ringan, ribuan umat Hindu khidmat dan antusias mengikuti upacara hingga atraksi ogoh-ogoh.

Sebelum Upacara Tawur Agung Kesanga dan Nyarub Caru, umat Hindu juga melakukan Upacara Melasti pada pekan lalu di Pura Segara, Cilincing, Jakarta Utara.

Upacara Melasti dilakukan untuk membersihkan atau menyucikan diri dengan mendekatkan diri pada sumber air.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.