Pasar Menguat di Tengah Harapan Penutupan Pemerintah AS Segera Berakhir
📅 Senin, 10 Nov 2025, 11:02 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: AFP
HONG KONG - Pasar saham menguat pada hari Senin (10/11) di tengah harapan penutupan pemerintah AS akan segera berakhir setelah laporan menyebutkan para anggota parlemen telah mencapai kesepakatan untuk memecahkan kebuntuan 40 hari.
Prospek dimulainya kembali operasi di negara dengan ekonomi terbesar di dunia ini membantu meredakan kekhawatiran yang masih ada tentang valuasi teknologi yang berkepanjangan di tengah pembicaraan tentang gelembung AI menyusul reli yang mencengangkan tahun ini.
Investor semakin khawatir tentang dampak finansial dari penutupan pemerintah, yang mengakibatkan beberapa layanan pemerintah terhenti, termasuk perjalanan udara menjelang liburan Thanksgiving.
Survei Universitas Michigan pekan lalu menunjukkan penurunan sentimen konsumen pada bulan November dibandingkan dengan Oktober.
Namun, CNN dan Fox News melaporkan pada hari Minggu, para senator telah mencapai kesepakatan sementara bipartisan untuk mendanai operasi hingga Januari setelah berselisih mengenai subsidi perawatan kesehatan, tunjangan pangan, dan pemecatan pegawai federal oleh Donald Trump.
Sebaiknya Anda baca juga:
Presiden AS mengatakan kepada para wartawan bahwa "sepertinya kita semakin dekat dengan berakhirnya penutupan pemerintah".
Pemungutan suara prosedural akan dilakukan pada hari Minggu nanti.
Para anggota parlemen mengatakan penutupan tersebut akan memulihkan pendanaan untuk kupon makanan, membatalkan pemecatan ribuan pegawai federal oleh Trump, dan memastikan pemungutan suara untuk memperpanjang subsidi perawatan kesehatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Ada rasa urgensi yang semakin meningkat untuk mencapai kompromi," tulis Rodrigo Catril dari National Australia Bank.
"Konsekuensi ekonomi semakin meningkat: Kantor Anggaran Kongres memperkirakan penutupan tersebut dapat memangkas 1,5 poin persentase (tahunan) dari pertumbuhan PDB triwulanan pada pertengahan November."
Optimisme akan berakhirnya kebuntuan ini mendorong penguatan ekuitas di Asia.
Tokyo, Hong Kong, Shanghai, Sydney, Seoul, Taipei, dan Manila semuanya menguat, meskipun terjadi penurunan di Singapura dan Wellington.
Pembukaan kembali akan memungkinkan para pejabat untuk melanjutkan rilis data ekonomi utama, termasuk data pasar tenaga kerja, yang merupakan tolok ukur utama bagi Federal Reserve dalam mempertimbangkan apakah akan menurunkan suku bunga lagi bulan depan.
Para pedagang terpaksa menggunakan data pribadi untuk mendapatkan gambaran tentang kondisi ekonomi, dengan laporan dari perusahaan penempatan kerja Challenger, Gray & Christmas minggu lalu menunjukkan PHK di AS mencapai level tertinggi dalam 22 tahun pada bulan Oktober.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!