Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pangkas Biaya, Pertamina NRE Gunakan NOVA untuk Pantau dan Mitigasi Risiko Operasi

📅 Minggu, 26 Okt 2025, 14:56 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Pangkas Biaya, Pertamina NRE Gunakan NOVA untuk Pantau dan Mitigasi Risiko Operasi Doc: istimewa
Ket. Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) tak henti berinovasi dalam mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan di Perusahaan, salah satunya adalah ruang kendali berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang disebut NOVA (New & Renewable Energy Operation and Visualization) yang baru dioperasikan

JAKARTA-Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) tak henti berinovasi dalam mendukung operasional yang efisien dan berkelanjutan di Perusahaan, salah satunya adalah ruang kendali berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang disebut NOVA (New & Renewable Energy Operation and Visualization) yang baru dioperasikan. 

NOVA dikembangkan sebagai pusat pemantauan kinerja proyek dan operasi di seluruh wilayah kerja Pertamina NRE. Berbasis internet of things (IoT) dan dilengkapi CCTV di area operasi yang terhubung dengan NOVA di Jakarta, wall video besar, dashboard interaktif, serta sistem komunikasi terintegrasi, NOVA berfungsi untuk mengumpulkan, memvisualisasikan, dan menganalisis data operasi dari seluruh pembangkit yang lokasinya tersebar di berbagai wilayah nusantara dan dikelola oleh Pertamina NRE Group. 

CEO Pertamina NRE John Anis menegaskan pentingnya inovasi dalam sektor energi terbarukan. “Bidang energi baru dan terbarukan ini masih terus berkembang dan bergerak dinamis. Karena itu, inovasi seperti NOVA ini menjadi kebutuhan penting untuk memastikan seluruh operasi dan proyek dapat berjalan efisien, terintegrasi, dan berkelanjutan. Kami di Pertamina NRE terus mendorong budaya inovasi agar mampu menghadirkan solusi berbasis teknologi yang tidak hanya meningkatkan efisiensi, tetapi juga memperkuat keandalan aset dan mendukung target transisi energi nasional,” ujar John.

Dibandingkan dengan sistem sebelumnya, sistem ini memungkinkan aktivitas monitoring kondisi operasi secara real-time. Sebelumnya, untuk mendapatkan kondisi asset memerlukan waktu beberapa hari, sedangkan sekarang bisa didapatkan dalam sekejap secara daring. Dengan adanya media visual interaktif, komunikasi dan koordinasi dengan personel di area operasi dapat dilakukan secara digital dengan mudah. 

NOVA dapat menganalisis tren dan potensi gangguan melalui teknologi kecerdasan buatan. Teknologi ini digunakan untuk dua fungsi yaitu forecasting dan prescriptive maintenance. Fungsi forecasting dapat memprediksi hasil pembangkitan di masa depan, sementara fungsi prescriptive maintenance membantu memprediksi kerusakan aset serta memberikan solusi dari masalah aset yang terprediksi akan muncul. 

NOVA membantu memitigasi risiko pada manajemen aset serta menjadi alat untuk mengambil keputusan cepat dan akurat saat terjadi kondisi darurat. Selain itu, NOVA juga dapat difungsikan sebagai crisis center saat diperlukan, memungkinkan jajaran direksi memberikan arahan langsung ke area operasi. 

Hemat Waktu Kerja

Dengan implementasi NOVA, penghematan biaya yang dicapai cukup signifikan yang didapat dari pengurangan tenaga sekuriti melalui pemanfaatan CCTV di area operasi serta pengurangan kunjungan lapangan secara luring. Selain itu, waktu kerja juga menjadi lebih efisien, serta menekan potensi production opportunity loss. 

Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan, Pertamina mendorong pemanfaatan teknologi digital salah satunya melalui AI. Teknologi digital menjadi bagian penting untuk meningkatkan efisiensi, transparansi, dan keandalan distribusi energi nasional.

"Berbagai lini bisnis Pertamina menggunakan teknologi digital dan ini terbukti meningkatkan efisiensi hingga menghemat biaya," jelas Fadjar. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

47 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.