Pangeran Arab Saudi Mengecam Upaya Hamas untuk Menghalangi Normalisasi Hubungan Kerajaan dengan Israel
📅 Jumat, 20 Okt 2023, 18:18 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo SRIYADH - Seorang anggota keluarga kerajaan Arab Saudi pada Kamis (19/10) dilaporkan, secara terbuka menuduh kelompok teror Hamas berusaha menghalangi negaranya untuk menormalisasi hubungan dengan Israel.
Dikutip dari The Messenger, Pangeran Turki Al-Faisal mengeluarkan kritik pedas dalam sebuah pernyataan yang juga menyalahkan Israel, menurut Channel 12 Israel , yang menyebutnya sebagai "pesan luar biasa" dari mantan kepala intelijen Saudi itu.
Komentar tersebut merupakan komentar pertama seorang pejabat senior di Arab Saudi yang mengecam Hamas setelah serangan 7 Oktober.
"Kami mengutuk Hamas atas upayanya mencegah normalisasi antara Arab Saudi dan Israel, dan mengutuk Israel karena mengizinkan transfer dana dari Qatar ke Hamas di Jalur Gaza," kata Al-Faisal, menurut Channel 12.
Arab Saudi dilaporkan mengajukan rencana yang didukung Amerika Serikat untuk menormalisasi hubungan dengan Israel pekan lalu di tengah perang yang sedang berlangsung antara negara Yahudi dan Hamas, yang melancarkan serangan mendadak yang menghancurkan dari Jalur Gaza pada 7 Oktober.
Sebaiknya Anda baca juga:
Penyebutan Al-Faisal mengenai transfer dana tampaknya merujuk pada laporan Senin oleh Reuters yang mengatakan bantuan Qatar ke Gaza, yang dijalankan oleh Hamas melewati Israel, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui proses tersebut.
Menurut laporan Reuters, uang tersebut ditransfer secara elektronik dari Qatar ke Israel, kemudian diubah menjadi uang tunai dan dibawa melintasi perbatasan ke Gaza oleh pejabat Israel dan PBB.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!