Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pakar: Deforestasi Perburuk Banjir Mematikan di Brazil

📅 Rabu, 22 Mei 2024, 15:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pakar: Deforestasi Perburuk Banjir Mematikan di Brazil Doc: AFP/Getty Images/Carlos Fabal
Ket. Jalanan yang terendam banjir di lingkungan Sarandi di Porto Alegre, negara bagian Rio Grande do Sul, Brazil pada 5 Mei 2024.

PORTO ALEGRE - Banjir yang melanda Brazil bagian selatan diperburuk oleh penggundulan hutan, yang sebagian besar disebabkan oleh pertanian kedelai, menurut para ahli yang mendesak negara tersebut untuk memulihkan hutan dan sistem akar penahan air yang luas.

Negara bagian pertanian utama, Rio Grande do Sul, telah dilanda bencana iklim yang belum pernah terjadi sebelumnya selama tiga minggu terakhir, kota-kota dan daerah pedesaan diguyur hujan lebat yang menyebabkan lebih dari 150 orang tewas dan sekitar 100 orang hilang.

Ini adalah peristiwa cuaca ekstrem keempat yang terjadi di kawasan ini dalam waktu kurang dari setahun, sebuah fenomena yang menurut para ilmuwan didorong oleh perubahan iklim, juga penggundulan hutan.

"Ada komponen global dalam perubahan iklim, dan juga komponen regional, yaitu hilangnya vegetasi asli. Hal ini meningkatkan intensitas banjir," kata ahli biologi Eduardo Velez dari MapBiomas, sebuah organisasi yang menggunakan citra satelit untuk melacak deforestasi.

Menurut kelompok tersebut, Rio Grande do Sul kehilangan 22 persen vegetasi aslinya, atau 3,6 juta hektare dari tahun 1985 hingga 2022.

Lahan liar tersebut sebagian besar telah digantikan oleh ladang padi, kayu putih, dan terutama kedelai, dimanaBrazilmerupakan produsen dan eksportir terbesar di dunia.

Lingkaran Setan

Hutan asli membantu memastikan air meresap ke dalam tanah, mencegahnya terakumulasi di permukaan, kata Jaqueline Sordi, ahli biologi dan jurnalis yang berbasis di wilayah tersebut yang berspesialisasi dalam isu-isu iklim.

Sebaiknya Anda baca juga:

Vegetasi juga menahan tanah pada tempatnya, membantu mencegah erosi dan tanah longsor.

Warna coklat tua air yang membanjiri ibu kota negara bagian, Porto Alegre, dan 90 persen kota di Rio Grande do Sul, "menunjukkan berton-ton tanah yang tersapu" akibat hujan, kata Velez kepada AFP.

Dalam lingkaran setan, lumpur tersebut kini terakumulasi di dasar sungai, menjadikannya lebih dangkal. Oleh karena itu lebih besar kemungkinan terjadinya banjir di lain waktu.

"Selain merelokasi penduduk (dari daerah berisiko tinggi) dan membangun kembali infrastruktur, sangatlah penting untuk memiliki kebijakan dalam memulihkan vegetasi asli," kata Velez.

Rio Grande do Sul "segera" perlu merestorasi lebih dari satu juta hektare hutan agar hutan dapat menjalankan peran lingkungannya secara memadai, menurut studi tahun 2023 yang dilakukan oleh kelompok pembangunan berkelanjutan Instituto Escolhas.

Namun Velez mengatakan masih belum ada rencana "kelas berat" untuk melakukan hal tersebut di Rio Grande do Sul, meskipun ada kesepakatan yang ditandatangani tahun lalu dengan negara bagian lain di Brazilselatan dan tenggara untuk menghutankan kembali 90.000 hektar pada tahun 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

39 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.