Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

OIKN Gandeng Inka dan KAI untuk Uji Coba Trem Otonom

📅 Rabu, 07 Agu 2024, 00:01 WIB | Oleh:
OIKN Gandeng Inka dan KAI untuk Uji Coba Trem Otonom Doc: ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc

JAKARTA - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) melakukan inisiasi koordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dan PT Industri Kereta Api (Inka) dalam pelaksanaan uji coba proof of concept (PoC) trem otonom atau autonomous rail transit (ART) di Nusantara, Kalimantan Timur.

Deputi bidang Transformasi Hijau dan Digital Otorita IKN, Ali Berawi, menjelaskan pentingnya kehadiran industri nasional dalam menjalankan proses transfer teknologi dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.

"Kami selalu membentuk tim teknis yang berisikan perwakilan perusahaan lokal dengan mitra teknologi yang ingin berpartisipasi di Nusantara. Harapannya dapat mempercepat penguasaan teknologi serta memacu industri dalam negeri agar terjadi lompatan atau leapfrogging," ujar Ali, di Jakarta, Senin (5/8).

Seperti dikutip dari Antara, Otorita IKN bersama Kementerian Perhubungan dan kementerian terkait lainnya sedang mempersiapkan uji coba ART pada awal Agustus 2024 di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN.

Uji coba untuk memastikan kesesuaian teknologi dan infrastruktur trem otonom dengan lingkungan di Nusantara. Trem otonom yang akan diuji coba merupakan produk dari Norinco International Cooperation Ltd, yang telah menandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MOU) dengan Otorita IKN.

Teknologi Cerdas

Pembangunan Nusantara tidak hanya berfokus pada pengembangan fisik dan teknologi, tetapi juga pada pengembangan kapasitas manusianya. Ali menambahkan tidak hanya hardware atau bangunan fisik dan infrastruktur, software atau teknologi cerdas, tapi brainware atau pengembangan pada manusia yang menjadi fokus pembangunan di IKN.

"Untuk meningkatkan kemampuan nasional, kami akan mengundang PT Inka dan PT KAI dalam pelaksanaan uji coba ART dan pengembangan ke depan," kata Ali.

Sementara itu, Executive Vice President PT KAI, Dominicus Agung Wawan Purnawan, dan Direktur Pengembangan PT Inka, Roppiq Lutzfi Azhar, menyampaikan keinginan untuk berkolaborasi dalam mendukung kemajuan teknologi dalam pembangunan Nusantara.

"Dalam mengadopsi teknologi dan pengembangan kapasitas untuk produksi memang masih perlu belajar. Perlu adanya mitra dalam mengadopsi teknologi kereta yang berbasis tanpa rel," ujar Roppiq Lutzfi Azhar.

Kedeputian bidang Transformasi Hijau dan Digital OIKN melanjutkan program POC ART bersama Norinco di pertengahan Agustus setelah Urban Air Mobility bersama Hyundai di Samarinda.

Sebagai persiapan PoC telah dilakukan koordinasi dan tinjauan lapangan dari segi kesiapan marka, lokasi depo sementara, dan fasilitas terkait lainnya sebelum kegiatan sertifikasi dan uji jalan dilakukan.

Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menyebut mobil tanpa awak/nirawak atau otonom (driverless) sudah menjadi bagian dari rencana pembangunan IKN. "Uji coba nanti rencana di IKN, tapi itu sudah bagian dari planning," ujar Moeldoko.

Moeldoko mengatakan pendekatan mobilitas di IKN nantinya adalah menggunakan kendaraan non-konvesional atau mobil listrik. Moeldoko mendorong pengusaha kendaraan listrik berkontribusi terkait ekosistem kendaraan listrik di IKN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.