Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Nelayan Hilang di Danau Maninjau Ditemukan Tak Bernyawa oleh Tim Gabungan Agam

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Nelayan Hilang di Danau Maninjau Ditemukan Tak Bernyawa oleh Tim Gabungan Agam Doc: Antara Foto
Ket. Tim Gabungan Pemkab Agam sedang mengevakuasi nelayan hilang, Selasa (16/9/2025).

Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat, menemukan nelayan yang hilang di Danau Maninjau bernama Dodi Prinando (45) dalam kondisi meninggal dunia mengapung di danau vulkanik itu, Selasa pagi.

"Korban ditemukan dalam kondisi mengapung di antara keramba jaring apung," kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Agam Ichwan Pratama Danda di Lubuk Basung, Selasa.

Menurut dia, korban ditemukan sekitar 50 meter dari awal titik korban jatuh.

Jasad korban langsung dievakuasi oleh tim gabungan ke Puskesmas Maninjau untuk dilakukan pemeriksaan oleh pihak puskesmas.

Selanjutnya korban diserahkan kepada keluarga dan diantarkan ke Linggai, Nagari (Desa) Duo Koto, Kecamatan Tanjung Raya.

"Jasad korban kita serahkan ke keluarga untuk dimakamkan. Berhubung korban telah ditemukan, operasi pencarian dan pertolongan ditutup serta dinyatakan selesai pada pukul 08.30 WIB," katanya.

Ia menceritakan korban bersama temannya bernama Awaluddin (49) pergi menembak ikan pada Kamis (11/9) sekitar pukul 22.00 WIB dan istirahat pada pukul 24.00 WIB sampai Jumat (12/9) sekitar pukul 02.30 WIB.

Pada pukul 03.00 WIB korban kembali melanjutkan menembak ikan ke Danau Maninjau bersama dengan Awaluddin. Saat itu korban menggunakan perahu dan temannya tidak memakai perahu.

Beberapa waktu kemudian temannya selesai melakukan aktivitas mencari ikan dan menunggu korban. Namun, korban tidak kunjung datang.

Pada saat itu warga melihat ada perahu kosong di danau pada pukul 06.00 WIB dan warga mendekati perahu tersebut.

Warga hanya melihat di dalam perahu terdapat ikan, baju, dan jerigen. Kemudian warga melaporkan ke pihak pemerintah nagari.

"Pemerintah nagari melaporkan kejadian itu kepada kami dan kami langsung mengerahkan satgas ke lokasi untuk mencari korban," katanya.

Pencarian korban dengan menurunkan tim gabungan berasal dari BPBD Agam, pemadam kebakaran, Basarnas Pos Pasaman, TNI, Polri, Puskesmas Maninjau, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, Kelompok Siaga Bencana (KSB) Nagari Bayua, KSB Tanjung Raya, dan warga.

Pencarian menggunakan perahu karet milik Basarnas, perahu aluminium milik BPBD Agam, dan perahu milik warga setempat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.