MU Terpuruk, Amorim Desak Perubahan Besar Usai Dipermalukan Grimsby
📅 Jumat, 29 Agu 2025, 08:31 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS – Manchester United kembali menjadi sorotan setelah tersingkir secara mengejutkan dari Piala Liga Inggris oleh klub kasta keempat, Grimsby Town. Kekalahan ini bukan hanya mencoreng reputasi, tetapi juga memunculkan tekanan besar terhadappelatih Ruben Amorim yang murka dan menegaskan bahwa “harus ada perubahan besar” dalam tim asuhannya.
Laga di Blundell Park, Kamis (28/8) dini hari WIB, menambah luka panjang bagi MU. Setelah tertinggal 0-2, Setan Merah berhasil menyamakan skor 2-2. Namun, dalam adu penalti dramatis yang berakhir 11-12, mereka tersingkir dengan cara yang memalukan. Ini menjadi catatan kelam pertama kalinya MU disingkirkan oleh tim divisi empat di ajang piala domestik, sekaligus dianggap sebagai hasil terburuk sejak Sir Alex Ferguson pensiun pada tahun2013.
Amorim tampak terpukul. Musim lalu, MU finis di posisi ke-15 Liga Inggris, sebuah kemerosotan yang diharapkan tak terulang. Padahal, manajemen sudah menggelontorkan dana besar mencapai 200 juta pound (sekitar 3,5 triliun rupiah) untuk merekrut Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko.
“Saya tidak punya lagi jawaban. Tidak ada hal lain yang bisa saya katakan,” ucap Amorim kepada BBC. “Saya pikir harus ada perubahan. Malam ini, tim sudah bicara dengan lantang di lapangan. Grimsby memang pantas menang. Mereka satu-satunya tim yang benar-benar bermain.”
Amorim juga mengkritik sikap anak asuhnya yang dianggap tampil tanpa semangat sejak menit awal. “Kami memulai laga tanpa intensitas. Kami benar-benar hilang arah,” ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sejak kepergian Ferguson, MU sudah berganti enam pelatih permanen. Louis van Gaal dan Jose Mourinho termasuk di antaranya, namun meski disokong belanja besar, mereka gagal mengembalikan Setan Merah ke level persaingan juara.
Bek MU, Diogo Dalot, tak menutup mata terhadap buruknya performa. “Saya pikir kami memberikan pertandingan itu kepada mereka, tepat seperti yang mereka inginkan,duel, bola kedua, dan bola mati. Kami sempat bangkit, tapi itu hanya minimum yang bisa kami tunjukkan. Jelas tidak cukup untuk klub sebesar ini,” tegas Dalot kepada MUTV.
Amorim kini berada di ujung tanduk. MU belum pernah menang dalam tiga laga awal musim ini. Lebih dari itu, mantan pelatih Sporting Lisbon itu dinilai terlalu kaku dalam strategi karena tetap ngotot dengan formasi 3-4-3. Selama 10 bulan menjabat, ia bahkan mencatat lebih banyak kekalahan (19) ketimbang kemenangan (17).
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski begitu, ada suara berbeda dari kubu lawan. Pelatih Grimsby, David Artell, justru meminta publik memberi waktu bagi Amorim. “Ruben Amorim butuh waktu. Dia pelatih hebat, Anda tidak mungkin menjadi manajer Manchester United tanpa kualitas. Dia sudah membuktikannya di karir sebelumnya. Beri dia kesempatan, dan dia akan membawa klub itu kembali ke papan atas,” kata Artell.
Situasi bisa semakin pelik akhir pekan ini. MU dijadwalkan menjamu Burnley di Old Trafford dalam lanjutan Liga Inggris. Burnley datang dengan modal kepercayaan diri tinggi usai menang 2-0 atas Sunderland. “Sekarang kami harus fokus ke laga akhir pekan, baru setelah itu ada waktu untuk berpikir,” tutur Amorim.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!