Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Modena Siap Dukung Program Pemerintah Maksimalkan Penggunaan Energi Surya

📅 Rabu, 01 Mei 2024, 19:20 WIB | Oleh:
Modena Siap Dukung Program Pemerintah Maksimalkan Penggunaan Energi Surya Doc: dokumen
Ket. Acara peluncuran Modena Energy, sebuah lini bisnis yang bertujuan untuk menciptakan solusi mengenai energi terbarukan yang dilakukan baru-baru ini. Perusahaan baru ini menyatakan siap dalam mendukung program-program pemerintah dalam mendorong penggunaan energi terbarukan, serta membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.

JAKARTA - Modena kini tidak hanya bergerak dalam peralatan rumah tangga (home appliances). Melalui Modena Group merek ini meluncurkan Modena Energy, sebuah lini bisnis yang bertujuan untuk menciptakan solusi mengenai energi terbarukan.

Dengan komitmen menyediakan solusi revolusioner dalam sektor energy provider, Modena Energy siap menjadi mitra yang kuat bagi program-program pemerintah dalam mendorong penggunaan energi terbarukan, serta membangun masa depan yang lebih berkelanjutan bagi Indonesia.

Modena Energy Vice President Gian N Pratama menjelaskan, Modena Energy hadir sebagai bagian dari komitmen Modena Group untuk keberlanjutan, yang menjadi salah satu pilar nilai perusahaan. Pihaknya percaya bahwa tanggung jawab untuk menjaga lingkungan adalah salah satu tujuan dari bisnis yang dijalani.

"Selain itu, Modena telah dan akan terus mengambil inisiatif lain dalam mendukung keberlanjutan, termasuk langkah-langkah untuk mengurangi jejak karbon dan peningkatan efisiensi energi di seluruh operasi kami. Hadirnya Modena Energy juga melengkapi keseluruhan home ecosystem yang dimiliki Modena sebagai produk teknologi energi yang ramah lingkungan bagi masyarakat," ujar dia melalui siaran pers Selasa (30/4).

Gian menambahkan, menyikapi target besar pemerintah Indonesia untuk pemanfaatan energi surya, yang ditetapkan sebesar 4,680 Megawatt (MW) pada 2030, Modena Energy berkomitmen mendukung visi pemerintah dalam mendorong adopsi energi terbarukan di Indonesia ini. Melalui produk solar panel dan baterai, perusahaan berusaha membentuk lanskap energi yang lebih berkelanjutan.

Ketua Umum Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) Fabby Tumiwa, mengatakan, potensi energi surya di Indonesia menurut Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) mencapai 3400 GW. Namun demikian berdasarkan kajian IESR, potensinya 2 kali lebih besar dari pada itu.

"Energi Surya dapat menjadi tulang punggung transisi energi di Indonesia karena teknologinya yang modular, dapat diaplikasikan di berbagai permukaan, pembangunannya cepat, dan harga listrik yang sangat kompetitif dan terus turun. Oleh karena, pemerintah harus mengoptimalkan potensi ini dengan cara melibatkan partisipasi masyarakat/konsumen listrik untuk memasang PLTS, khususnya PLTS Atap," ucapnya.

Gian menuturkan, dengan adanya kesenjangan yang cukup timpang antara potensi yang besar dari energi surya dan pemanfaatannya yang masih terbatas, Modena Energy bertekad untuk terus menjadi pionir dalam mempercepat adopsi energi terbarukan di Indonesia.

"Kami yakin bahwa melalui upaya kolektif, kami dapat menciptakan perubahan yang signifikan dalam menjaga lingkungan dan mendorong kemajuan menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," tambah Gian.

Modena Energy tidak hanya fokus pada penggunaan rumah tangga, tetapi juga menyediakan solusi untuk kebutuhan komersial dengan Solar Pad System yang tersedia mulai dari 1100 watt peak untuk residensial dan 300 kWp untuk komersial. Untuk mendukung program pemerintah dalam transisi energi, perusahaan juga berkomitmen untuk mendukung sektor swasta yang berfokus pada energi terbarukan.

"Langkah ini memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk mengadopsi teknologi ramah lingkungan seperti Solar Pad dan Power Pad dalam operasional mereka, baik di pabrik, kantor, maupun fasilitas lainnya," katanya.

Modena Energy berkomitmen menyediakan akses terhadap solusi energi terbarukan yang efisien dengan tujuan mempercepat adopsi energi hijau dalam berbagai sektor industri. Selain itu diharapkan dapat memberi kontribusi positif bagi upaya perlindungan lingkungan dan pembangunan masa depan yang lebih berkelanjutan. hay

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Perum Bulog Lebak-Pandeglan...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

33 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
Daerah
Bus Transjateng Akan Tambah...

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Olahraga
Janice Tjen Mulus ke Peremp...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.