Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mitigasi Kebakaran Saat Mudik Perlu Ditingkatkan

📅 Selasa, 18 Apr 2023, 15:16 WIB | Oleh:
Mitigasi Kebakaran Saat Mudik Perlu Ditingkatkan Doc: ANTARA/HO-Instagram Humasjakfire
Ket. Permukiman penduduk di Jalan Ampera Besar, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, kebakaran pada Sabtu dini hari (8/4).

BEKASI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berupaya optimal dalam memitigasi bencana kebakaran di daerah ini, khususnya rumah saat ditinggal mudik Lebaran 2023."Perlu adanya upaya antisipasi untuk menghindari hal-hal yang menjadi ancaman kebakaran. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa waspada dan menerapkan langkah-langkah pencegahan terlebih jika rumah akan ditinggal liburan atau mudik Lebaran," kata Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Disgulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa.

Satriadi menyebutkan bahwa frekuensi kebakaran selama Ramadhan 1444 H periode 23 Maret-17 April 2023 hingga pukul 02.00 WIB sudah tercatat hingga 124 kejadian.

Adapun kejadian kebakaran tersebut, Bangunan Perumahan (BP) menjadi objek yang paling banyak mengalami kebakaran dengan dugaan penyebab korsleting listrik.

Selain itu, penyebab kebakaran lainnya seperti kebocoran instalasi gas dan aktivitas membakar sampah yang dapat menyebabkan objek lainnya terbakar seperti instalasi luar gedung, bangunan umum dan perdagangan, kendaraan, bangunan industri, tumbuhan, dan lainnya yang harus diwaspadai.

"Oleh karena itu, sangat penting untuk kita tetap waspada dan mengambil tindakan pencegahan kebakaran yang tepat. Periksa instalasi listrik secara berkala dan segera ganti jika kabel atau perangkat listrik sudah terkelupas atau rusak," ujar Satriadi.

Satriadi turut menjelaskan langkah-langkah untuk mengantisipasi kebakaran seperti tidak meninggalkan kompor yang sedang menyala saat memasak dan memastikan kompor dalam keadaan mati saat akan meninggalkan rumah atau saat waktu istirahat.

Kemudian masyarakat perlu memperhatikan instalasi tabung gas yang digunakan untuk memasak, memahami ciri kebocoran gas seperti berbau menyengat dan mengeluarkan bunyi pada saat instalasi.

Lalu, melepas regulator dari tabung gas, mencabut steker dari stop kontak jika tidak terpakai, melaporkan kepergian mudik kepada pengurus RT/RW atau keamanan di lingkungan rumah dan menitipkan kunci rumah ataupun hewan peliharaan kepada orang yang dipercaya.

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari penggunaan alat elektronik yang membutuhkan listrik secara berlebihan, menghindari penggunaan steker bertumpuk dan menggunakan peralatan listrik sesuai standar yang berlaku (SNI).

"Bagi warga Jakarta yang memerlukan bantuan petugas pemadaman kebakaran (Damkar) dapat menghubungi Jakarta Siaga 112 (bebas pulsa) atau datang langsung ke Pos Sektor Dinas Gulkarmat di wilayah terdekat jika mengalami atau melihat kondisi darurat," kata Satriadi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.