Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menteri P2MI Tinjau Cek Kesehatan Gratis PMI Kelompok Rentan dari Malaysia

📅 Jumat, 15 Agu 2025, 09:12 WIB | Oleh:
Menteri P2MI Tinjau Cek Kesehatan Gratis PMI Kelompok Rentan dari Malaysia Doc: Antara
Ket. Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi pekerja migran di Jakarta, Kamis (14/8/2025).

JAKARTA - Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) Abdul Kadir Karding, Kamis (14/8), meninjau Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi puluhan pekerja migran Indonesia (PMI) kelompok rentan yang dipulangkan dari Malaysia.

"Sesuai dengan program Presiden Prabowo Subianto, melalui kerja sama dengan Kementerian Kesehatan, Bapak Ibu mendapatkan pengecekan kesehatan gratis terlebih dahulu sebelum dipulangkan ke daerah masing-masing," kata Karding di hadapan puluhan pekerja migran di Kantor BP3MI Ciracas, Jakarta, Kamis malam.

Sebanyak 42 pekerja migran Indonesia kelompok rentan kloter 1 dari Malaysia tiba di Jakarta, Kamis sore.

Mereka terdiri atas tiga PMI dari Jawa Barat, satu PMI dari Jawa Tengah, 30 PMI dari Jawa Timur--26 dewasa dan empat anak--, tiga PMI dari Kalimantan-- dua dewasa, satu anak-- , dua PMI dari Sumatra Barat--satu dewasa, satu anak--, dan satu PMI dari Sumatera Selatan.

Mereka mendapatkan pemeriksaan dasar seperti tekanan darah, cek gula darah, kolesterol, asam urat, konsul kesehatan serta layanan bimbingan psikologi. Setelah konsultasi dengan petugas medis, para PMI itu diberikan obat-obatan sesuai dengan keluhannya masing-masing.

Cek Kesehatan Gratis (CKG) adalah program pemerintah yang menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh warga masyarakat, termasuk bayi hingga lansia. Program ini bertujuan untuk deteksi dini berbagai penyakit dan meningkatkan kesadaran kesehatan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Karding memastikan bahwa para PMI yang baru tiba di tanah air ini mendapat penanganan dari negara.

"Presiden Prabowo telah memerintahkan kepada kami untuk melindungi semua warga negara Indonesia termasuk yang telah bekerja di luar negeri dan kini pulang ke tanah air," katanya.

Karding pun kembali mengingatkan agar masyarakat yang hendak bekerja di luar negeri menggunakan jalur resmi.

"Tolong sampaikan kepada teman-teman di kampung, bagi yang mau bekerja di luar negeri agar mengikuti prosedur yang benar supaya tidak menjadi korban," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
IESR: Pulau Sumbawa Punya P...

Keren, Unika Atma Jaya Masuk Top 100 Dunia WURI 2026

53 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.