Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mensos Risma Apresiasi Guru yang Sukarela Mengajar Suku Anak Dalam

📅 Rabu, 21 Agu 2024, 11:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Mensos Risma Apresiasi Guru yang Sukarela Mengajar Suku Anak Dalam Doc: Dok. Kemensos
Ket. Menteri Sosial RI (Mensos) Tri Rismaharini saat berkunjung ke Desa Harjan, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

Menteri Sosial RI (Mensos) Tri Rismaharinifokus pada pemenuhan hak-hak anak, salah satunya anak-anak di Suku Anak Dalam (SAD). Tidak hanya pemenuhan hak kebutuhan dasar dan nutrisi, Kementerian Sosial (Kemensos) juga memenuhi kebutuhan penunjang pendidikan bagi anak-anak Suku Anak Dalam (SAD), seperti alat tulis, buku pengetahuan dan peralatan sekolah lainnya.

Pada kunjungannya ke Desa Harjan, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, Mensos Risma mengetahui ada seorang guru yang telah mengajar anak-anak tersebut tanpa dibayar selama dua tahun ini. Mensos Risma langsung mengucapkan terima kasih kepada Meri, guru yang mengajar tanpa pamrih tersebut.

"Benar ya selama ini mengajar anak-anak tanpa dibayar sama sekali? Terima kasih banyak, Bu. Terima kasih," ungkap Mensos Risma penuh haru.

Meri Hariastuti (45) adalah putri dari Waris Suku Anak Dalam di Desa Harjan. Sejak kecil, kebiasaan Meri mengikuti ayahnya berkeliling di kelompok-kelompok Suku Anak Dalam. Kegiatan ini memupuk kecintaan Meri pada Suku Anak Dalam. Ketika kakak Meri menjadi Waris menggantikan Sang Ayah, Meri pun mewujudkan kepeduliannya kepada anak-anak Suku Anak Dalam melalui jalur pendidikan. Tak hanya mengajarkan baca, tulis dan berhitung (calistung), Meri juga mengajarkan keterampilan seperti senam dan menari.

"Ini panggilan hati saya," ujar Meri tulus.

Tak hanya mengajar secara cuma-cuma, Meri bahkan kerap merogoh kocek pribadi untuk membelikan anak-anak kudapan agar mereka semakin semangat belajar. Dengan modal alat tulis pemberian saudara yang bekerja di sekolah lain, Meri mengajarkan anak-anak calistung di tengah alam terbuka tanpa meja ataupun kursi. Kadang, ia dan anak-anak duduk beralaskan tikar, kadang beralaskan rumput.

Bak gayung bersambut, ketulusan Meri dalam mengajar dirasakan pula oleh anak-anak Suku Anak Dalam. Bahkan ketika anak-anak tersebut dibawa melangun (berpindah tempat tinggal) oleh orang tua mereka, mereka kerap merindukan belajar bersama Meri. Meri pun sering mendatangi mereka ke lokasi baru tempat Mereka melangun. Saat ini, Meri mengajar 3 hari dalam seminggu, kadang tiap hari dalam seminggu. Sekali mengajar calistung, Meri biasanya menghabiskan waktu selama dua jam dan lebih lama jika Meri mengajarkan senam atau menari.

Saat ini, Meri fokus agar anak-anak di Suku Anak Dalam bisa membaca menulis dan berhitung. Meri sempat pesimis keterbatasan dirinya dalam mengajar dan kondisi anak-anak SAD yang sering dibawa melangun membuat anak-anak tersebut tidak memiliki peluang berkembang seperti anak-anak pada umumnya. Tapi kedatangan Mensos Risma menumbuhkan harapan baru di hati kecil Meri.

"Sebelumnya saya tidak berani berharap anak-anak bisa seperti anak lain, tapi setelah ibu Menteri datang, saya merasa sangat senang. Ada perhatian dari pemerintah untuk kami," ungkap Meri.

(IKN/TSR)

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.