Menlu Tiongkok Tegaskan PBB Masih Perlu Dipertahankan
📅 Senin, 09 Mar 2026, 02:20 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/IORI SAGISAWA
BEIJING - Menteri Luar Negeri Tiongkok, Wang Yi, menegaskan bahwa organisasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) masih perlu dipertahankan oleh negara-negara anggotanya.
"Posisi utama PBB harus dipertahankan dan tidak boleh digoyahkan. Peran inti PBB harus diperkuat dan tidak boleh dilemahkan. Meski PBB tidak sempurna, tanpa PBB, dunia ini hanya akan menjadi lebih buruk," kata Menlu Wang dalam konferensi pers soal di Beijing, Minggu (8/3).
"Meninggalkan PBB untuk membangun sistem lain sendiri, menjalankan seperangkat aturan sendiri, bahkan merangkai berbagai kelompok kecil dan lingkaran kecil, tidak mendapat dukungan rakyat dan juga tidak berkelanjutan," imbuh dia.
Wang lebih lanjut mengatakan bahwa tahun lalu Tiongkok telah mengajukan Inisiatif Tata Kelola Global dengan salah satu gagasan bahwa PBB perlu mengikuti perkembangan zaman, menyempurnakan sistem tata kelola melalui reformasi, menyesuaikan diri dengan perkembangan situasi internasional dan perubahan kekuatan dunia, khususnya meningkatkan hak bicara serta keterwakilan negara-negara Global South.
“PBB perlu lebih banyak mencerminkan tuntutan sah negara-negara berkembang yang luas, dengan tujuan membangun sistem tata kelola global yang lebih adil dan rasional. Tiongkok adalah negara pendiri PBB dan merupakan penjaga teguh tujuan PBB,” ucap Menlu Tiongkok itu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Wang Yi pun menyerukan agar lebih banyak negara berpartisipasi dan mendukung Inisiatif Tata Kelola Global. "Marilah kita bersama-sama membangkitkan kembali PBB menjaga PBB dan memperkuat PBB," ujar Wang Yi. SB/Ant/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!