Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menlu Asean Nyatakan Prihatin atas Ketegangan di Laut Tiongkok Selatan

📅 Minggu, 31 Des 2023, 15:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menlu Asean Nyatakan Prihatin atas Ketegangan di Laut Tiongkok Selatan Doc: CNA/REUTERS/Adrian Portugal
Ket. Kapal Filipina berlayar di dekat kapal Penjaga Pantai Tiongkok dalam misi pasokan untuk pasukan Filipina yang ditempatkan di kapal perang yang terdampar di Laut Tiongkok Selatan pada 4 Oktober 2023.

MANILA - Para menteri luar negeri blok regional Asia Tenggara ASEAN pada Sabtu (30/12) menyatakan keprihatinannya atas meningkatnya ketegangan di Laut Tiongkok Selatan yang menurut mereka dapat mengancam perdamaian regional dan mendesak dilakukannya dialog damai antar pihak.

"Kami sangat prihatin dengan perkembangan terkini di Laut Tiongkok Selatan yang dapat merusak perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan," kata para diplomat utama blok tersebut dalam sebuah pernyataan.

Pernyataan tersebut muncul ketika Tiongkok dan Filipina saling tuding dalam beberapa bulan terakhir atas serangkaian konflik maritim. Manila mengatakan perlu mengubah pendekatannya karena upaya diplomatik mengarah ke "arah yang buruk".

Tiongkok menyebut tuduhan tersebut sebagai "hanya kebohongan belaka", dan mengatakan pihaknya tidak akan menutup mata terhadap "provokasi dan pelecehan" yang berulang-ulang oleh Filipina.

Para menteri luar negeri ASEAN juga menegaskan kembali perlunya "menahan diri dalam melakukan aktivitas yang dapat memperumit atau meningkatkan perselisihan".

"Kami menegaskan kembali pentingnya dialog damai yang memberikan kontribusi konstruktif terhadap peningkatan stabilitas regional dan kerja sama di bidang maritim."

ASEAN dan Tiongkok telah berupaya menciptakan kode etik di Laut Tiongkok Selatan, sebuah rencana yang sudah ada sejak 2002. Namun kemajuannya berjalan lambat meskipun ada komitmen dari semua pihak untuk memajukan dan mempercepat proses tersebut.

Pembicaraan mengenai komponen-komponen kode etik tersebut belum dimulai di tengah kekhawatiran atas kesediaan Tiongkok untuk berkomitmen pada serangkaian aturan yang mengikat dan konsisten dengan hukum internasional.

Tiongkok mengklaim sebagian besar wilayah Laut Tiongkok Selatan melalui "sembilan garis putus-putus" yang berputar sejauh 1.500 km di selatan daratannya, memotong zona ekonomi eksklusif (ZEE) Brunei, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Tiongkok pada hari Jumat menunjuk mantan kepala angkatan laut Dong Jun sebagai menteri pertahanan baru. Dia sebelumnya menjabat sebagai wakil komandan di sebuah komando yang beroperasi di Laut Tiongkok Selatan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

25 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.