Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menkeu Sebut Indonesia Fokus Investasi di Pendidikan demi Perrmudah Akses

📅 Kamis, 20 Jul 2023, 16:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menkeu Sebut Indonesia Fokus Investasi di Pendidikan demi Perrmudah Akses Doc: ANTARA/Imamatul Silfia
Ket. Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan kata sambutan dalam kegiatan Indonesia Data and Economic Conference Katadata di Jakarta, Kamis (20/7/2023).

JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan Indonesia menjadikan pendidikan sebagai salah satu fokus investasi guna menciptakan kemudahan akses bagi sumber daya manusia Indonesia, salah satunya melalui program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

"Kita membuat dana abadi LPDP. Sekarang di universitas bagus di seluruh dunia pasti ada penerima beasiswa LPDP dan kualitas mereka ternyata tidak kalah bagus. Jadi, itu hanya tentang akses," kata Sri Mulyani dalam kegiatan Indonesia Data and Economic Conference Katadata di Jakarta, Kamis (20/7).

Bendahara Negara menggarisbawahi pentingnya menyediakan dana abadi atau dana pendidikan agar anak-anak Indonesia bisa menembus batasan yang sebelumnya dianggap tidak mampu dilalui.

Sri Mulyani mengatakan Indonesia telah menyiapkan dana abadi sebesar Rp140 triliun untuk menopang kebutuhan penelitian, dana kebudayaan, dana pesantren, hingga kebutuhan pendaftaran ke perguruan tinggi di seluruh dunia.

Dengan dukungan dana pendidikan, maka pelajar Indonesia bisa memiliki harapan untuk melanjutkan jenjang pendidikan. Hal itu yang membuat Menkeu meyakini investasi sumber daya manusia menjadi sesuatu yang penting.

Terlebih, Indonesia memiliki jumlah populasi yang sangat besar, sehingga negara perlu membuat kebijakan yang difokuskan untuk membuat produktivitas sumber daya manusia Indonesia.

"Makanya, investasi di bidang pendidikan sekarang di keuangan negara itu banyak instrumennya, 20 persen dari anggaran pendidikan dialokasikan," ujar Menkeu.

Selain itu, Sri Mulyani berharap upaya tersebut juga dapat membuat mental inferior di kalangan masyarakat Indonesia menghilang.

Kendati demikian, Menkeu mengatakan dampak dari dukungan dana pendidikan yang dijalankan oleh pemerintah saat ini tidak terlihat dalam waktu singkat.

"Itu hasilnya tidak semalam, tidak setahun. Karena menyekolahkan anak hari ini, mulai dari TK, itu mungkin hasilnya baru terlihat 20 tahun atau 25 tahun kemudian. Namun, jalur yang dilakukan sudah benar," jelas Sri Mulyani.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.