Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mengangkat Harkat Perempuan Kaltim: Peran Gratis Pol Dalam Budaya dan Pemberdayaan

📅 Sabtu, 19 Apr 2025, 10:42 WIB | Oleh:
Mengangkat Harkat Perempuan Kaltim: Peran Gratis Pol Dalam Budaya dan Pemberdayaan Doc: Antara Foto
Ket. Pegiat budaya sekaligus tokoh perempuan Kalimantan Timur Encek Widyani Sjaraddin

Pegiat budaya sekaligus tokoh perempuan Kalimantan Timur Encek Widyani Sjaraddin menyatakan program pendidikan gratis hingga jenjang doktor (S3) dari Gubernur dan Wakil Gubernur, Rudy Mas'ud dan Seno Aji, bertajuk "Gratis Pol" diyakini meningkatkan harkat perempuan di Benua Etam melalui perluasan kesempatan yang signifikan.

Dengan semangat "Satu langkah Kartini Seribu Harapan untuk Negeri," Encek Widyani di Samarinda, Sabtu, mengajak para perempuan Kaltim untuk memanfaatkan warisan perjuangan R.A. Kartini dalam meraih kebebasan dan memberdayakan diri.

Menurutnya, perempuan masa kini dituntut untuk cerdas dalam mengembangkan potensi diri agar mampu bersaing, baik di tingkat nasional maupun global, terlebih dengan adanya perpindahan ibu kota negara ke Kaltim.

"Kompetensi yang kita miliki itulah yang harus kita berdayakan," tegas Encek Widyani.

Ia menilai secara umum, perempuan Kaltim memiliki potensi untuk bersaing, namun peningkatan kompetensi tetap menjadi kunci.

Ia mencontohkan banyaknya perempuan Kaltim yang telah meraih gelar profesor sebagai bukti kemampuan yang dimiliki. Hal ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi perempuan lain untuk terus meningkatkan pendidikan.

Menurutnya, dukungan pemerintah sudah terlihat, dan kini saatnya bagi para perempuan untuk memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sebaik-baiknya. "Segala sesuatu perlu perjuangan, dan kita tidak bisa tinggal diam," ujarnya.

Lebih lanjut, Encek Widyani membandingkan kondisi perempuan di Kaltim dengan perempuan di luar Kaltim, bahkan di luar Indonesia. Ia menekankan perlunya perubahan pola pikir bagi perempuan Kaltim agar dapat terus berdaya.

Ia menceritakan pengalamannya saat pendidikan di University of Newcastle Australia pada tahun 1995. Di sana, ia mendapati seorang mahasiswi lanjut usia yang masih menempuh pendidikan setara S1.

Oleh karena itu, sebagai tokoh perempuan Kaltim, Encek Widyani menyambut baik program Gratis Pol sebagai peluang besar bagi perempuan setempat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih baik. Ia berharap dengan tingkat pendidikan yang lebih tinggi, perempuan akan memiliki kesempatan kerja dengan yang lebih baik, sehingga mampu membantu perekonomian keluarga dan berkontribusi dalam mengentaskan kemiskinan.

"Sebenarnya, semakin baik pendidikan, tentu akan menyejahterakan keluarga," katanya.

Encek Widyani juga memberikan semangat kepada para ibu rumah tangga untuk tidak berhenti meraih pendidikan. Ia menekankan pentingnya konsep long life education atau pendidikan sepanjang hayat.

"Di mana pun para perempuan bisa menempuh pendidikan. Pendidikan itu tidak terbatas," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

36 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
Luar Negeri
Bandara Dihantam Rudal, Kuw...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.