Mendukbangga Wihaji Kunjungi Kepri: Pantau Quick Win dan Operasional SPPG dan MBG 3B
📅 Jumat, 24 Okt 2025, 06:23 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: BKKBN Kepri
TANJUNGPINANG – Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Mendukbangga/Ka. BKKBN), Dr. Wihaji, S.Ag, M.Pd, melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Kepulauan Riau untuk memantau pelaksanaan sejumlah program yang diampu Kementerian.
Program yang dipantau adalah penyelenggaraan quick wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, operasional pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil dan ibu menyusui, Kamis (23/10).
Menteri Wihaji juga meninjau Pelayanan KB gratis di Puskesmas Batu X Tanjungpinang didampingi Gubernur Kepri, H. Ansar Ahmad; Ketua TP PKK Provinsi Kepri, Hj. Dewi Kumalasari Ansar; Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kepri, Rohina; Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri, Moh. Bisri.
Kunjungan tersebut merupakan bukti nyata perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan program keluarga berencana di daerah. Kehadiran Menteri Wihaji di Puskesmas Batu X Tanjungpinang untuk memastikan layanan kesehatan, terutama terkait program keluarga berencana agar berjalan optimal.
Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan keluarga berkualitas dan mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Menteri berharap kunjungan seperti ini dapat memacu kinerja pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan KB demi kesejahteraan masyarakat.
Sebaiknya Anda baca juga:
Salah satu upaya pengendalian penduduk adalah untuk menghindari 4 Terlalu bagi pasangan usia subur,yakni Terlalu muda menikah di mana usia kurang dari 21 tahun bagi wanita; Terlalu dekat jarak kelahiran kurang dari 3 tahun; Terlalu banyak anak lebih dari dua orang; Terlalu tua hamil dan melahirkan di usia lebih dari 35 tahun.
Kunjungan ke Tamasya
Kunjungan lapangan berlanjut ke Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) TPA Asri, di Jalan Kuantan, Tanjungpinang. Di lokasi ini, Menteri Wihaji meninjau langsung kegiatan pengasuhan anak terpadu. Tamasya merupakan salah satu program quick win Kemendukbangga/BKKBN dalam membangun ketahanan keluarga sejak usia dini.
Program ini ada untuk menjawab kecemasan di masyarakat perkotaan, khususnya kaum pekerja perempuan. Negara pun hadir dengan adanya program Tamasya. Kini mereka merasa lebih tenang bekerja karena anak bisa dititipkan di Tempat Penitipan Anak (TPA) berbasis Tamasya.
Saat ini terdapat 3.202 Tamasya yang tersebar di seluruh Indonesia. Ada yang diinsiasi pemerintah (pusat, provinsi, kabupaten dan kota), ataupun dikelola swasta.
Dalam kunjungannya, Menteri Wihaji menyerahkan bantuan berupa BKB KIT dan Alat Permainan Edukatif (APE) kepada pengelola TPA Tamasya Asri.
Kunjungan ke SPPG, Bumil, dan Busui
Dalam kunjungan ke SPPG dan lokasi penerima manfaat, Menteri Wihaji menegaskan komitmennya untuk memastikan program MBG menjangkau seluruh wilayah, termasuk pulau-pulau terluar di Kepulauan Riau.
Menurut Wihaji, program MBG di kementeriannya difokuskan pada tiga kelompok sasaran utama (3B), yakni ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD, dalam rangka memperkuat ketahanan gizi dan mencegah stunting.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!