Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menbud Dorong Candi Jabung Jadi Ekosistem Budaya di Probolinggo

📅 Senin, 26 Jan 2026, 07:35 WIB | Oleh:
Menbud Dorong Candi Jabung Jadi Ekosistem Budaya di Probolinggo Doc: antara foto
Ket. Menbud Fadli Zon dalam kunjungan kerjanya di Candi Jabung Probolinggo, Jatim, kemarin.

PROBOLINGGO - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong Candi Jabung menjadi ekosistem budaya di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur (Jatim) saat melakukan kunjungan kerja ke candi tersebut pada Minggu (25/1) petang.

Dalam peninjauan tersebut, Menbud mendapatkan paparan terkait proses revitalisasi Candi Jabung yang telah dilakukan oleh Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI, kemudian berkeliling melihat langsung kondisi kawasan cagar budaya tersebut.

"Saya mengapresiasi revitalisasi Candi Jabung yang memiliki nilai sejarah, arsitektural dan budaya yang sangat tinggi," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima di Probolinggo, Senin.

Ia mengatakan kawasan Candi Jabung itu relatif luas, sekitar 5 hektare dan memiliki nilai sejarah yang sangat penting, serta revitalisasi yang dilakukan sudah sangat baik.

Ia menjelaskan Candi Jabung merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit yang dibangun pada tahun 1276 Saka atau 1354 Masehi, pada masa pemerintahan Raja Hayam Wuruk. Keberadaan candi ini juga disebut dalam Kitab Negarakertagama.

"Dari sisi arsitektur, Candi Jabung sangat unik karena menggunakan material bata, bukan batu andesit seperti kebanyakan candi di Jawa Timur. Itu menunjukkan perkembangan teknologi bangunan pada masa Majapahit serta akulturasi Hindu, Buddha dan kepercayaan lokal,” katanya.

Menbud juga menekankan pentingnya pelestarian Candi Jabung dari berbagai ancaman, baik vandalisme maupun faktor alam, mengingat lokasinya yang berada di kawasan pesisir. Selain itu, ia mendorong pemanfaatan candi secara berkelanjutan sesuai amanat undang-undang.

“Kawasan Candi Jabung bisa dikembangkan sebagai ekosistem budaya, mulai dari festival seni, tradisi lokal, wisata sejarah, wisata religi hingga wisata kuliner khas Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Kunjungan Menbud Fadli Zon yang didampingi Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah XI Endah Budi Heriyani disambut oleh Bupati Probolinggo dr. Mohammad Haris beserta Forkopimda dan Pemuka Penghayat Kepercayaan Dang Hyang Sambara Sagara.

Sementara Bupati Probolinggo Mohammad Haris mengatakan kunjungan tersebut merupakan kelanjutan dari rangkaian upaya penguatan dan revitalisasi situs budaya di Kabupaten Probolinggo.

“Itu merupakan kunjungan lanjutan setelah sebelumnya kami bersama-sama meninjau kawasan Tengger dan Bromo hingga proses revitalisasi Museum Tengger," katanya.

Rencananya Museum Tengger yang telah direvitalisasi akan diresmikan oleh Menbud pada Senin ini dan sekaligus mengunjungi Candi Japung yang menjadi salah satu ikon sejarah daerah Kabupaten Probolinggo.

Meskipun Candi Japung berasal dari masa yang berbeda dengan budaya Tengger, lanjut dia, seluruh peninggalan tersebut memiliki nilai penting sebagai bagian dari identitas budaya Kabupaten Probolinggo.

Bupati Haris berharap ada perbaikan atau revitalisasi agar situs-situs sejarah itu dapat dimanfaatkan dengan baik, sehingga Kabupaten Probolinggo memiliki satu sentra budaya yang bisa dipahami oleh seluruh masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
PT KAI Tutup 116 Perlintasa...
Ekonomi
Menkeu Ungkap Banyak Rumor ...

Wali Kota Bogor Aktivasi Museum Pajajaran

50 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Megapolitan
Wali Kota Bogor Aktivasi Mu...
Nasional
Mantan Wamenaker Noel Divon...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.