Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Majelis Rakyat Papua Minta Yayasan MBG di Papua Prioritaskan Bahan Makanan dari Petani Lokal

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 15:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
 Majelis Rakyat Papua Minta Yayasan MBG di Papua Prioritaskan Bahan Makanan dari Petani Lokal Doc: Antara Foto
Ket. Para siswa/siswi SMP Negeri 3 Jayapura saat menerima manfaat dari Makan Bergizi Gratis (MBG)

Majelis Rakyat Papua (MRP) meminta Yayasan Makan Bergizi Gratis yang ada di wilayah setempat agar dapat memprioritaskan pembelian bahan makanan dari kelompok petani lokal bukan melalui pedagang besar atau pengusaha di pasar.

Ketua MRP, Nerlince Wamuar Rollo, di Jayapura, Jumat, mengatakan langkah tersebut penting agar program pendidikan yang dijalankan yayasan dapat memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat Papua, khususnya petani.

“Berdasarkan hasil evaluasi kami di mana masih ada yayasan MBG yang memasok makanan dari pedagang di luar Papua, padahal jika mengambil dari lokal harganya lebih terjangkau dan peluang bagi petani lokal untuk menjadi pemasok utama lebih optimal," katanya.

Menurut Nerlince, misalnya sayuran, kalau diambil dari pedagang di pasar, harganya bisa lebih tinggi, padahal kalau dari kelompok tani bisa lebih murah dan berkualitas.

"Seperti diketahui, Provinsi Papua memiliki petani sayur sehingga ini bisa dimanfaatkan oleh para yayasan yang mengurus MBG," ujarnya.

Menurut dia, dengan begitu memberikan dampak yang sangat besar selain mendapatkan harga secara langsung, juga para petani mempunyai pendapatan yang baik.

"Kalau dapur MBG mengambil langsung dari kelompok tani, maka harga bisa lebih murah dan petani juga mendapat penghasilan yang lebih pasti," katanya.

Dia berharap yayasan agar dapat membuka ruang kerja sama dengan para kelompok tani, sehingga tidak hanya pendidikan yang berjalan, tetapi juga ada pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal.

"Di Jayapura dan wilayah sekitarnya terdapat banyak kelompok tani dan kelompok perempuan yang siap menjadi pemasok. Oleh karena itu, saya mendorong yayasan untuk mengevaluasi sistem pengadaan bahan makanan agar lebih berpihak pada petani lokal," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Diserang Rudal Iran, Bandar...
Luar Negeri
Warga Singapura Makin Panja...
Luar Negeri
Disapu Topan Jangmi, 23 War...

Babel Gatiskan 6.000 Sertifikat Halal

56 menit yang lalu | Sujar

Daerah
Babel Gatiskan 6.000 Sertif...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.