Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Mahasiswi Indonesia Manfaatkan Musik Jembatani Persahabatan RI-Tiongkok

📅 Rabu, 04 Jun 2025, 22:26 WIB | Oleh:
Mahasiswi Indonesia Manfaatkan Musik Jembatani Persahabatan RI-Tiongkok Doc: ANTARA/Xinhua
Ket. Foto yang diabadikan pada 27 Mei 2025 ini memperlihatkan Shinta Devi Suryani, seorang mahasiswi Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Tiongkok, menjajal Guqin, alat musik tradisional Tiongkok, di Provinsi Shanxi, Tiongkok.

SHANXI - Guqin diyakini sebagai salah satu alat musik dawai tertua di dunia dengan sejarah sekitar 4.000 tahun. Dengan cakupan nada yang luas dan timbre yang unik dan dalam, lantunan suara Guqin dijuluki sebagai "suara langit dan bumi" atau "suara purbakala" di Tiongkok.

Shinta Devi Suryani, seorang mahasiswi Indonesia yang sedang menuntut ilmu di Tiongkok, memanfaatkan Guqin, sebuah alat musik tradisional di negeri Tirai Bambu itu untuk menjembatani persahabatan Indonesia-Tiongkok.

Saat menyambut kedatangan Shinta, Zhang Hao, kepala klub itu, memperkenalkan cara bermain dan sejarah Guqin serta beberapa lagu lawas yang terkenal di Tiongkok, di mana Guqin menjadi alat musik utama dalam komposisi iramanya.

"Salah satu keunikan Guqin terletak pada notasi musiknya, yang hanya menandakan pengaturan jari dan irama fundamental serta tidak terlalu memperlihatkan arahan secara mendetail sehingga memberikan ruang kreasi yang lebih besar bagi pemainnya," kata Zhang sambil memainkan dua lagu yang memperoleh pujian dari Shinta.

Zhang menuturkan bahwa dia memiliki sejumlah murid yang berasal dari Singapura dan Malaysia dan berencana melakukan pertunjukkan di Indonesia pada tahun ini.

Tidak hanya alat musik Tiongkok yang gencar merambah Indonesia, alat musik tradisional Indonesia kini juga mulai terkenal di Tiongkok, salah satunya adalah Gamelan.

Randy Geovani Putra telah menjadi pengajar Gamelan di sebuah perguruan tinggi seni di Daerah Otonom Etnis Zhuang Guangxi, Tiongkok selatan, selama hampir tujuh tahun. Lebih dari 300 mahasiswa Tiongkok mempelajari alat musik Indonesia itu melalui Randy.

"Saya sangat menyukai musik karena musik adalah bahasa universal di dunia sehingga mendekatkan warga dari negara dan etnis yang berbeda," ujar Randy, yang berupaya memadukan gamelan dengan sejumlah alat musik tradisional Tiongkok seperti Erhu, Pipa, dan seruling Tiongkok.

Salah satu karya ciptaannya terinspirasi dari lagu Sekar Manis, yang dimainkan menggunakan gamelan dan berbagai alat musik Tiongkok. Atas karyanya tersebut, Randy berhasil mendapatkan pujian dalam Pekan Musik Tiongkok-ASEAN pada 2021.

Senada dengan Randy, Shinta menganggap musik sebagai jembatan antarmasyarakat Tiongkok dan Indonesia dan berharap nantinya Guqin dapat dimainkan bersama dengan alat musik Indonesia.

"Saya berharap pada Guqin dan ingin mempelajarinya supaya suatu hari nanti saya dapat membawa alat musik yang memesona ini ke Tanah Air," tutur Shinta, seraya mengungkapkan harapannya agar pertukaran budaya kedua negara terus berkembang. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

44 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.