Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Linkedin Luncurkan Fitur Verifikasi Identitas untuk Pengguna Indonesia

📅 Selasa, 09 Jan 2024, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Linkedin Luncurkan Fitur Verifikasi Identitas untuk Pengguna Indonesia Doc: ANTARA/Pixabay

JAKARTA - Situs web jaringan profesional LinkedIn resmi meluncurkan fitur baru, yakni verifikasi identitas untuk pengguna di Indonesia agar memastikan audiens atau bisnis yang berinteraksi dengan mereka adalah akun yang sah.

"Melalui fitur verifikasi identitas ini, LinkedIn berkomitmen untuk memberikan pengalaman pengguna yang lebih aman dan terpercaya di platform kami," kata Country Lead LinkedIn untuk Indonesia Rohit Kalsy, dikutip dari keterangan persnya, Senin 98/1).

Dia menambahkan, "Ini adalah langkah proaktif dalam menanggapi kebutuhan keamanan yang semakin penting dalam interaksi online, dan kami yakin ini akan memberikan nilai tambah bagi komunitas LinkedIn di Indonesia," kata dia.

Dalam peluncuran fitur baru ini, LinkedIn berkolaborasi dengan platform verifikasi identitas bernama Persona untuk memudahkan proses verifikasi identitas di Indonesia. Fitur verifikasi ini dapat diakses melalui aplikasi seluler LinkedIn dengan menambahkan keamanan tambahan untuk pengguna di Indonesia.

Untuk mengakses dan memulai proses verifikasi persona, klik "Lainnya" pada profil LinkedIn pengguna di aplikasi seluler LinkedIn, lalu pilih "Tentang profil ini", dan klik "verifikasi sekarang". Pengguna akan diarahkan ke proses verifikasi persona yang dapat diakses melalui aplikasi LinkedIn.

Setelah itu, pengguna akan diminta untuk melakukan sejumlah langkah lainnya, yakni menyetujui ketentuan penggunaan layanan identitas persona dan kebijakan privasi persona. Kemudian, pengguna harus mengambil foto kartu identitas (paspor atau KTP) yang dikeluarkan oleh pemerintah.

Setelah itu, pindai chip NFC di bagian belakang sampul paspor pengguna (jika menggunakan paspor). Lalu, ambil foto diri pengguna. Berikan izin LinkedIn untuk mengakses kamera ponsel.

Terakhir, klik "Ya, Bagikan" untuk membagikan verifikasi dan informasi tertentu yang terkait dengan LinkedIn. Jika nama pada paspor atau KTP sesuai dengan nama pada profil LinkedIn pengguna, verifikasi identitas akan terlihat pada bagian profil.

Untuk fitur verifikasi, LinkedIn telah menghadirkan berbagai fitur verifikasi gratis selama beberapa tahun terakhir yang memungkinkan pengguna untuk memverifikasi informasi tertentu tentang diri mereka.

Hal ini mencakup hubungan dengan perusahaan atau lembaga pendidikan tertentu. Saat ini, lebih dari 28 juta anggota LinkedIn di seluruh dunia telah memperoleh tanda verifikasi yang tercantum di profil mereka. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Taman Safari Prigen Perkena...
Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.