Lewat AKI, Kemenparekraf Dorong Kota di Tanah Air Kreatif dan Inovatif
📅 Rabu, 04 Okt 2023, 17:36 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Banyak cara dilakukan guna memotivasi sebuah daerah agar tetap kreatif dan inovatif. Salah satunya yang oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekaf) menggelar program Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2023 di 16 kota di Indonesia.
Menteri Kemenparekraf, Sandiaga Salahudin Uno mengatakan dengn mengusung tema 'Memperkuat Kearifan Lokal, Membangun Negeri', kegiatan ini menghadirkan keberagaman dan kekayaan budaya yang tak terhingga, termasuk keindahan dan keunikan industri kreatif dari berbagai subsektor unggulan. Mulai dari Jakarta, Karawang, Sukabumi, Situbondo, Mojokerto, Kudus, Purwokerto, Batam, Bengkulu, Bangka, Samarinda, Palangka Raya, Kupang, Manado, Gorontalo, hingga Jayapura.
"AKI 2023 telah mencatat prestasi gemilang dalam memperkuat industri kreatif Indonesia, dan semoga semangat ini terus berkobar dan menerangi langkah-langkah menuju masa depan yang penuh harapan," kata Sandiaga dalam keterangan tertulisnya, Rabu (4/10).
Sebaiknya Anda baca juga:
Dia menambahkan pihaknya berusaha meningkatkan kapasitas dan mendukung pertumbuhan industri kreatif di tanah air. Subsektor unggulan yang menjadi fokus program ini meliputi kuliner, kriya, fesyen, aplikasi, film, dan musik.
"Para finalis berkesempatan menampilkan karya-karya inspiratif mereka di hadapan penonton yang merangkul keindahan budaya Indonesia. Ini merupakan momentum berharga bagi perkembangan industri film dan musik di Indonesia," kata Sandiaga.
Salah satu brand fashion etnik yang berhasil menarik perhatian adalah Padu Padan Tenun by Erwin Yuan. Sebagai finalis pada sub-sektor fesyen, Padu Padan Tenun memukau pengunjung dengan produk tenun yang khas Indonesia. Selain itu, kuliner khas Nusa Tenggara Timur juga hadir di acara tersebut. Se'i Opa Rote menjadi perwakilan sub-sektor kuliner yang terpilih menjadi peserta ke acara puncak AKI 2023 di Jakarta.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kuliner ini berhasil menghadirkan cita rasa kearifan lokal Nusa Tenggara Timur yang tak terlupakan," tutupnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!