Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Ledakan Bom Bunuh Diri Tewaskan 44 Orang di Pertemuan Parpol Pakistan

📅 Senin, 31 Jul 2023, 09:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ledakan Bom Bunuh Diri Tewaskan 44 Orang di Pertemuan Parpol Pakistan Doc: AP/Rescue 1122 Head Quarters
Ket. Korban yang terluka dalam ledakan bom bunuh diri dibawa dalam kondisi kritis ke rumah sakit utama di Khar, Pakistan.

PESHAWAR - Sedikitnya 44 orang tewas dan lebih dari 100 lainnya terluka pada Minggu (30/7) akibat bom bunuh diri di sebuah pertemuan politik partai Islam terkemuka di barat laut Pakistan.

Ledakan itu menargetkan partai Jamiat Ulema-e-Islam-F (JUI-F), mitra koalisi pemerintah yang dipimpin seorang ulama berpengaruh, ketika ratusan pendukung berkumpul di bawah kanopi di kota Khar, dekat perbatasan Afghanistan.

"Tenda itu roboh di satu sisi, mengurung orang-orang yang mati-matian berusaha melarikan diri," kata Abdullah Khan, salah seorang pejabat yang berusaha membantu para korban.

"Benar-benar bingung, daging, anggota tubuh, dan bagian tubuh manusia terlempar di seluruh area, di samping tubuh tak bernyawa."

Sabeeh Ullah, seorang pendukung partai berusia 24 tahun yang lengannya patah akibat ledakan itu mengatakan, tingkat cederanya sangat mengerikan.

"Saya menemukan diri saya terbaring di samping seseorang yang telah kehilangan anggota tubuhnya. Udara dipenuhi dengan bau daging manusia," katanya kepada AFP melalui telepon.

Ketika jumlah korban terus meningkat, Menteri Kesehatan provinsi Khyber Pakhtunkhwa Riaz Anwar mengatakan kepada AFP pada Minggu malam, 44 orang dipastikan tewas dan lebih dari 100 orang terluka.

"Itu adalah serangan bunuh diri, pelaku meledakkan dirinya di dekat panggung," katanya kepada AFP.

Media Pakistan mengatakan ada sekitar 400 orang di tenda pada saat ledakan. Beberapa petugas layanan darurat sedang bekerja di tempat kejadian.

Gambar-gambar lokasi ledakan yang beredar di media sosial memperlihatkan mayat-mayat berserakan, sukarelawan membantu korban yang berlumuran darah ke ambulans.

Majelis nasional Pakistan akan dibubarkan dalam beberapa minggu ke depan menjelang pemilihan pada Oktober atau November, partai-partai politik sudah bersiap untuk berkampanye.

Ledakan itu bertepatan dengan kunjungan delegasi senior pejabat Tiongkok ke negara itu, termasuk Wakil Perdana Menteri He Lifeng, yang tiba di ibu kota pada Minggu malam.

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif mengutuk ledakan hari Minggu di media sosial. Ia menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan berjanji akan menghukum mereka yang bertanggung jawab.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

39 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.