Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Laju Inflasi Masih di Bawah Target Tahun Ini

8 Kamis, 03 Jun 2021, 09:30 WIB | Oleh:
Laju Inflasi Masih di Bawah Target Tahun Ini Laju Inflasi Masih di Bawah Target Tahun Ini Doc: ISTIMEWA

JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kenaikan permintaan masyarakat atas barang konsumsi pada periode Lebaran memicu terjadinya inflasi pada Mei 2021 sebesar 0,32 persen dibandingkan bulan sebelumnya (mtm). Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan catatan inflasi pada April 2021 sebesar 0,13 persen

"Inflasi pada Mei naik, karena adanya puasa dan hari raya, telah meningkatkan harga-harga," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto di Jakarta, Rabu (2/6).

Setianto mengatakan laju inflasi yang dipicu kenaikan harga-harga pada Mei 2021 ini juga lebih tinggi dibandingkan periode sama pada 2020 yang tercatat 0,07 persen.

Berdasarkan komoditas, lanjut dia, kenaikan harga yang menjadi pemicu inflasi antara lain daging ayam ras, ikan segar, jeruk, minyak goreng, daging sapi, dan ayam hidup. Selain itu kenaikan harga juga terjadi pada kelapa, apel, kentang, tarif angkutan udara, tarif angkutan antarkota, tarif parkir, tarif kereta api, nasi dengan lauk, dan emas perhiasan.

"Penyebabnya pola musiman yang lebih dominan, karena beberapa komoditas utama seperti bahan makanan sangat dibutuhkan masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari," kata Setianto.

Sementara itu berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok transportasi menyumbang inflasi tinggi pada Mei sebesar 0,71 persen, diikuti perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,59 persen.

Kelompok lainnya yang menyumbang inflasi adalah pakaian dan alas kaki sebesar 0,52 persen, penyediaan makanan dan minuman/ restoran 0,44 persen serta makanan, minuman dan tembakau 0,38 persen.

Indikasi Pemulihan

Kenaikan inflasi ini juga mempengaruhi kinerja inflasi inti yang pada Mei tercatat 0,24 persen atau sedikit menguat dibandingkan periode sama 2020 sebesar 0,06 persen. Kenaikan inflasi tipis tersebut memperlihatkan adanya tanda-tanda pemulihan ekonomi karena minat berbelanja masyarakat yang mulai membaik bisa memperbaiki kinerja konsumsi.

Dengan terjadinya inflasi pada Mei, maka inflasi tahun kalender Januari-Mei 2021 tercatat sebesar 0,90 persen dan inflasi tahun ke tahun (yoy) 1,68 persen. Sebagai perbandingan, inflasi tahun kalender Januari-April 2021 mencapai 0,58 persen dan 1,42 persen secara yoy.

Capaian tersebut masih di bawah target inflasi 2021 yang ditetapkan pemerintah di kisaran 2-4 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Luar Negeri
Gempa M5,7 Mengguncang Jepa...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.