Dari Klik Jadi Cuan, Ekonomi Digital Buka Jalan Pertumbuhan Baru
Minggu, 08 Nov 2026, 12:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/ HO Kementerian Ekonomi Kreatif.
JAKARTA – Pengembangan dan pemanfaatan ekonomi digital menjadi salah satu motor penting dalam mendorong transformasi ekonomi nasional di tengah pesatnya perubahan teknologi dan pola aktivitas masyarakat.
Digitalisasi membuka peluang peningkatan produktivitas, efisiensi usaha, perluasan pasar, serta penciptaan model bisnis baru, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya optimal tanpa dukungan infrastruktur digital yang merata, peningkatan literasi dan keterampilan sumber daya manusia, serta penguatan keamanan data dan ekosistem regulasi.
Karena itu, tantangan pemerintah bukan sekadar mempercepat adopsi teknologi, melainkan memastikan manfaat ekonomi digital dapat dirasakan secara inklusif dan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Perekonomian Dradjad Hari Wibowo mendorong pengembangan ekonomi digital, kecerdasan artifisial (AI), dan sektor kreatif sebagai sumber pertumbuhan baru serta peluang kerja masa depan.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Perkembangan ekonomi digital, AI, dan pusat data perlu dipandang sebagai bagian dari sumber pertumbuhan ekonomi ke depan," kata Dradjad pada program CNBC Indonesia Power Lunch dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (7/11).
Ia menilai ekonomi digital menjadi salah satu sektor potensial dalam menghadapi perubahan struktur perekonomian nasional
Perkembangan pusat data, kecerdasan artifisial, dan teknologi digital membuka peluang tumbuhnya aktivitas ekonomi baru yang membutuhkan tenaga profesional.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dengan Demikian transformasi ekonomi perlu direspons melalui sinergi kebijakan yang mendorong investasi, memperkuat hilirisasi, meningkatkan kualitas tenaga kerja, dan mengembangkan sektor-sektor potensial seperti pariwisata serta ekonomi digital.
Pemerintah juga terus mendorong pelaku usaha untuk beradaptasi dengan perubahan pola konsumsi dan perkembangan teknologi.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing perekonomian sekaligus memastikan semakin banyak masyarakat memperoleh kesempatan untuk bekerja, meningkatkan pendapatan, dan naik kelas.
Selain teknologi digital, pemerintah melihat sektor pariwisata memiliki potensi besar sebagai sumber pekerjaan formal baru bagi masyarakat.
Penguatan pariwisata membutuhkan inovasi, peningkatan keterampilan, serta penciptaan produk yang mampu memberikan pengalaman berbeda kepada wisatawan.
Pemerintah menilai keberhasilan sektor pariwisata tidak hanya bergantung pada kekayaan alam, tetapi juga kemampuan mengembangkan kreativitas dan layanan.
Pertumbuhan sektor baru tersebut menjadi bagian dari transformasi ekonomi yang menggeser pola konsumsi dan membuka ruang usaha baru.
Pemerintah terus mendorong pelaku usaha memahami perubahan pasar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perilaku masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!