Kurang Representatif, Kemenhub Segera Revitalisasi Terminal Tipe A Cicaheum
📅 Minggu, 04 Feb 2024, 18:18 WIB | Oleh: Mohammad Zaki Alatas
Doc: Istimewa.
JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) akan segera merevitalisasi terminal setelah proses serah terima aset dari Pemda selesai. Hal ini diungkapkan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi usai meninjau Terminal Tipe A Cicaheum, Bandung, Jawa Barat, Minggu (4/2).
Budi juga mengatakan Presiden Joko Widodo telah menginstruksikan agar meninjau terminal-terminal bus yang dirasa kondisinya belum optimal dan perlu segera dilakukan revitalisasi, salah satunya Terminal Cicaheum. Saat ini Terminal Cicaheum sedang dilakukan pengalihan aset dari Pemda Jawa Barat kepada Kementerian Perhubungan.
"Kita lihat kondisi Terminal Cicaheum Bandung saat ini kurang representatif. Oleh karenanya, saya minta kepada Pemda Jabar untuk menyerahkan aset (Terminal Cicaheum) kepada Kementerian Perhubungan agar kami segera merencanakan. Insyaallah, akhir tahun ini atau tahun depan akan membangun sama baiknya dengan Terminal Leuwipanjang," kata Budi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (4/2).
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga menambahkan, saat ini kondisi jalan di Kota Bandung sangat macet karena banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, persepsi masyarakat terhadap terminal yang kurang baik seperti kondisi yang kumuh dan banyak preman.
"Karena itu, Pemda dan Dinas Perhubungan Kota Bandung harus proaktif menindaklanjuti program revitalisasi ini. Sebab jika tidak, dana yang sudah disiapkan tidak bisa dimanfaatkan dengan baik," katanya.
Menurut Budi dengan dilakukannya revitalisasi, terminal akan memiliki pelayanan yang lebih baik, sehingga diharapkan masyarakat mau datang ke terminal dan beralih menggunakan transportasi umum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Lebih lanjut, kata Menhub, pemerintah mendapatkan bantuan dana dari World Bank untuk meningkatkan kualitas infrastruktur transportasi di sejumlah kota, di antaranya Medan dan Bandung.
"Dengan adanya bantuan tersebut, kita memiliki ruang fiskal yang memadai. Kita juga akan mendapatkan bantuan 462 armada
bus listrik dari World Bank," tambahnya.
Menhub juga menuturkan, dengan adanya program revitalisasi terminal di Kota Bandung, paling tidak nantinya akan ada 20 rute yang melintas di wilayah tersebut. Ini tentu akan mengurangi tingkat kemacetan di Kota Bandung. Di kota Bandung terdapat dua terminal tipe A yang melayani angkutan antar kota antar provinsi yaitu Terminal Leuwipanjang dan Cicaheum.
Terminal Leuwipanjang melayani rute dari Bandung dan ke arah Barat seperti di antaranya ke Jakarta, hingga Sumatera. Sementara Terminal Cicaheum melayani rute dari Bandung ke arah timur seperti di antaranya ke Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Sebagai informasi, anggaran untuk peningkatan kualitas layanan transportasi di Bandung Raya adalah sebesar Rp 1,3 triliun. Anggaran tersebut tidak hanya untuk sarana transportasi saja, melainkan juga untuk pembangunan infrastruktur seperti halte dan jalur khusus sepanjang kurang lebih 20 km.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!